<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PKL Arek Lancor Arsip - Lebur.id</title>
	<atom:link href="https://lebur.id/tag/pkl-arek-lancor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lebur.id/tag/pkl-arek-lancor/</link>
	<description>Asyik dan Mendidik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 May 2025 12:13:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lebur.id/wp-content/uploads/2020/05/cropped-Lebur.id3_-32x32.png</url>
	<title>PKL Arek Lancor Arsip - Lebur.id</title>
	<link>https://lebur.id/tag/pkl-arek-lancor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dukung Langkah Pemkab Pamekasan Tutup Arek Lancor untuk PKL, DPRD : Sudah Sangat Benar</title>
		<link>https://lebur.id/2025/05/26/dukung-langkah-pemkab-pamekasan-tutup-arek-lancor-untuk-pkl-dprd-sudah-sangat-benar/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/05/26/dukung-langkah-pemkab-pamekasan-tutup-arek-lancor-untuk-pkl-dprd-sudah-sangat-benar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 11:25:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Food Colony]]></category>
		<category><![CDATA[Moh Faridi]]></category>
		<category><![CDATA[PEMKAB PAMEKASAN]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Arek Lancor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=4671</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendorong langkah pemerintah kabupaten (pemkab) setempat dalam menutup kawasan monumen Arek Lancor untuk para pedagang kaki lima (PKL). Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Moh Faridi mengatakan, penataan dan pemberdayaan PKL sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2021 dan peraturan bupati [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/05/26/dukung-langkah-pemkab-pamekasan-tutup-arek-lancor-untuk-pkl-dprd-sudah-sangat-benar/">Dukung Langkah Pemkab Pamekasan Tutup Arek Lancor untuk PKL, DPRD : Sudah Sangat Benar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PAMEKASAN</strong>, <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendorong langkah pemerintah kabupaten (pemkab) setempat dalam menutup kawasan monumen Arek Lancor untuk para pedagang kaki lima (PKL).</p>
<p dir="ltr">Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Moh Faridi mengatakan, penataan dan pemberdayaan PKL sudah diatur dalam peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2021 dan peraturan bupati (Perbup) nomor 101 tahun 2022. Sedangkan kawasan Arek Lancor tidak masuk dalam kawasan yang boleh ditempati PKL.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Langkah pemkab sudah saya rasa sudah sangat benar, sudah sesuai dengan perda dan perbup yang ada,&#8221; ujarnya kepada Lebur.id, Senin (26/5/2025).</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, sejauh ini pemerintah daerah sudah menyediakan beberapa titik lokasi yang representatif untuk PKL, diantaranya kawasan Sae Salera, Food Colony, dan Sae Rassah. Tinggal bagaimana pemkab bisa membuat terobosan agar suasana di kawasan tersebut ramai dan perputaran ekonomi semakin cepat.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau kita (masyarakat, red) ikut aturan pemerintah tentang penataan PKL, tentu tidak akan ke kempat yang dilarang. Ini kan soal pembiasaan saja, karena belum terbiasa ke Food Colony,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kan tidak berbicara penertiban (PKL, red) saja, tapi pemberdayaan (PKL),&#8221; tegas Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Pamekasan itu.</p>
<p dir="ltr">Ia berharap, pemkab ke depan juga harus lebih memaksimalkan ruang-ruang publik lainnya seperti di Taman Kowel, Taman Gladak Anyar, dan beberapa ruang publik lainnya untuk lebih mendongkrak daya beli masyarakat melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Akhirnya kabupaten ini kalau penataannya sudah baik, maka arah ekonomi kita juga pasti baik ke depan,&#8221; tutupnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman memutuskan menutup kawasan Arek Lancor untuk PKL usai adanya sejumlah PKL yang memaksa masuk ke kawasan tersebut pada Jum&#8217;at (23/5/2025) lalu.</p>
<p dir="ltr">Bahkan, sempat terjadi ketegangan antara PKL dan petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dalam aksi tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mereka (PKL, red) sudah anarkis. Maka kami putuskan untuk menutup Arek Lancor untuk PKL,&#8221; tegas Kiai Kholil kepada insan pers, Sabtu (24/5/2025).</p>
<p dir="ltr">Mantan anggota DPR RI itu mengungkapkan, pihaknya sebenarnya tengah menyiapkan konsep yang matang agar pada akhirnya kawasan Arek Lancor bisa ditempati para PKL, namun tidak mengganggu estetika dan kelancaran lalu lintas di area itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sudah kami susun rencana matang tentang penempatan PKL Arek Lancor. Misalnya, gerobak mereka di posisi mana, pengolahan sampahnya bagaimana, penerangannya bagaimana, retribusinya bagaimana, dan regulasinya. Itu butuh persiapan matang agar PKL di sana tidak semrawut dan kumuh,&#8221; ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Akan tetapi, keputusan untuk menutup Arek Lancor itu terpaksa ia ambil pemerintah karena menurutnya para PKL enggan untuk bersabar dan aksinya sudah melewati batas. Ia khawatir, jika aksi tersebut dibiarkan maka secara tidak langsung para PKL yang mengatur pemerintah dan semakin terbiasa dengan hal yang tidak didasari aturan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mereka ingin mengatur pemerintah. Kalau mereka diberi peluang, maka mereka ke depan akan ngatur-ngatur pemerintah sesuai dengan keinginan mereka sendiri,&#8221; pungkasnya. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/05/26/dukung-langkah-pemkab-pamekasan-tutup-arek-lancor-untuk-pkl-dprd-sudah-sangat-benar/">Dukung Langkah Pemkab Pamekasan Tutup Arek Lancor untuk PKL, DPRD : Sudah Sangat Benar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/05/26/dukung-langkah-pemkab-pamekasan-tutup-arek-lancor-untuk-pkl-dprd-sudah-sangat-benar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Pamekasan Tetapkan Seorang Tersangka Kasus Intimidasi Jurnalis</title>
		<link>https://lebur.id/2025/03/15/polres-pamekasan-tetapkan-seorang-tersangka-kasus-intimidasi-jurnalis/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/03/15/polres-pamekasan-tetapkan-seorang-tersangka-kasus-intimidasi-jurnalis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 05:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Madura Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Intimidasi Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Arek Lancor]]></category>
		<category><![CDATA[polres pamekasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=4404</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Setelah kurang lebih dua bulan sejak kejadian pada Januari 2025, Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya menetapkan MA, terlapor kasus intimidasi jurnalis di Pamekasan sebagai seorang tersangka, Jum&#8217;at (14/3/2025). Penetapan tersangka itu tertuang dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) yang ditandatangani langsung oleh kepala satuan (Kasat) reserse dan kriminal (Reskrim) Polres [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/03/15/polres-pamekasan-tetapkan-seorang-tersangka-kasus-intimidasi-jurnalis/">Polres Pamekasan Tetapkan Seorang Tersangka Kasus Intimidasi Jurnalis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PAMEKASAN</strong>, <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; Setelah kurang lebih dua bulan sejak kejadian pada Januari 2025, Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya menetapkan MA, terlapor kasus intimidasi jurnalis di Pamekasan sebagai seorang tersangka, Jum&#8217;at (14/3/2025).</p>
<p dir="ltr">Penetapan tersangka itu tertuang dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) yang ditandatangani langsung oleh kepala satuan (Kasat) reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan berupa melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, melakukan penyitaan barang bukti (BB), dan pada tanggal 10 Maret 2025 telah melakukan gelar perkata dengan hasil bahwa terlapor atas nama MA, telah dinaikkan statusnya menjadi tersangka,&#8221; kata AKP Doni Setiawan, Jum&#8217;at (14/3/2025).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selanjutnya kami akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap tersangka dan perkembangannya akan kami beritahukan lebih lanjut,&#8221; sambungnya.</p>
<p dir="ltr">Sebagaimana diketahui, kejadian tersebut bermula saat pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan melakukan para penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan mobil pedagang buah di kawasan monumen Arek Lancor pada bulan Januari 2025.</p>
<p dir="ltr">Parahnya, saat kawasan Arek Lancor sudah steril serta terpasang garis larangan, masih ada satu mobil pedagang buah yang tetap ngeyel berjualan di luar garis larangan itu hingga memakan bahu jalan, Sabtu (11/1/2025) lalu.</p>
<p dir="ltr">Kemudian, ketika salah seorang jurnalis media JTV, Abdurrahman Fauzi, hendak mewawancara pemilik mobil pedagang buah yang ngeyel itu. Si pedagang buah, MA, melarangnya untuk mengambil gambar dan diduga bertindak kasar serta mengintimidasi Fauzi dengan memukul tangan Fauzi hingga handphonenya jatuh ke aspal.</p>
<p dir="ltr">Padahal, sebelumnya Fauzi mengaku telah memberikan penjelasan kepada MA terkait tugas peliputannya tersebut. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Polres Pamekasan dengan nomor LP-B/9/1/2025/SPKT/Polres Pamekasan/Polda Jatim tertanggal 13 Januari 2025. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/03/15/polres-pamekasan-tetapkan-seorang-tersangka-kasus-intimidasi-jurnalis/">Polres Pamekasan Tetapkan Seorang Tersangka Kasus Intimidasi Jurnalis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/03/15/polres-pamekasan-tetapkan-seorang-tersangka-kasus-intimidasi-jurnalis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Sentra PKL, Pemkab Ingin Food Colony Pamekasan Bisa Terapkan Drive Thru</title>
		<link>https://lebur.id/2025/02/04/jadi-sentra-pkl-pemkab-ingin-food-colony-pamekasan-bisa-terapkan-drive-thru/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/02/04/jadi-sentra-pkl-pemkab-ingin-food-colony-pamekasan-bisa-terapkan-drive-thru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 13:02:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Drive Thru]]></category>
		<category><![CDATA[Food Colony]]></category>
		<category><![CDATA[PAMEKASAN]]></category>
		<category><![CDATA[PEMKAB PAMEKASAN]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Arek Lancor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=4211</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya berhasil menjadikan Food Colony yang berlokasi di Jalan Kesehatan, sebagai sentra aneka jajanan pedagang kaki lima (PKL). Para PKL yang sebelumnya berjualan di berbagai area terlarang berdasarkan peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup), seperti di kawasan monumen Arek Lancor. Kini terlihat nyaman membuka [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/02/04/jadi-sentra-pkl-pemkab-ingin-food-colony-pamekasan-bisa-terapkan-drive-thru/">Jadi Sentra PKL, Pemkab Ingin Food Colony Pamekasan Bisa Terapkan Drive Thru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left;"><strong>PAMEKASAN</strong>, <em>Lebur.id</em> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya berhasil menjadikan Food Colony yang berlokasi di Jalan Kesehatan, sebagai sentra aneka jajanan pedagang kaki lima (PKL).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Para PKL yang sebelumnya berjualan di berbagai area terlarang berdasarkan peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup), seperti di kawasan monumen Arek Lancor. Kini terlihat nyaman membuka lapak di Food Colony.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Alhamdulillah, berdasarkan tanya jawab dengan mereka (PKL, red) yang pindah pendapatannya lumayan,&#8221; ungkap Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Achmad Faisol, saat mengunjungi Food Colony, Jum&#8217;at (31/1/2025) malam.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus melengkapi fasilitas yang ada di Food Colony secara bertahap. Hal itu agar para PKL dan pengunjung merasa semakin nyaman dalam menikmati jajanan atau bermain bersama keluarga disana.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Konsepnya kita inginnya drive thru, maka ketika ada tiang listrik kita geser, itu yang sudah kita lakukan. Kemudian, jalan keluar menuju Jalan Kemayoran itu kita buka yang mulai dulu kita tutup,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Sebagaimana diketahui, layanan drive thru merupakan layanan transaksi yang memungkinkan para konsumen untuk membeli produk atau jasa dengan tidak perlu turun dari kendaraan. Sehingga para pengunjung atau pembeli bisa menghemat waktu dan tenaga.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Selain itu, diantara fasilitas yang akan pihaknya perbaiki yakni musala yang representatif. Kemudian juga penataan para PKL dengan berbagai jenis jualan mereka yang tertata dengan baik dan rapi demi kenyamanan bersama.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Kemudian, musala kita juga akan perbaiki juga. Ya, yang layak lah. Sehingga, masyarakat nanti berbondong bondong untuk datang, baik mainan anak-anak atau makanan nanti tersentra di Food Colony,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Disamping itu, pada momen Ramadan nanti pihaknya juga berencana akan menggelar kegiatan bazar takjil di area Food Colony untuk mendongkrak volume kunjungan masyarakat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Juga Car Free Day ada yang mengusulkan untuk diletakkan di sekitar jalan Kemayoran, karena ada jalan tembusnya dari food colony ke barat,&#8221; tutupnya. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/02/04/jadi-sentra-pkl-pemkab-ingin-food-colony-pamekasan-bisa-terapkan-drive-thru/">Jadi Sentra PKL, Pemkab Ingin Food Colony Pamekasan Bisa Terapkan Drive Thru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/02/04/jadi-sentra-pkl-pemkab-ingin-food-colony-pamekasan-bisa-terapkan-drive-thru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temui Perwakilan PKL, Komisi II DPRD Pamekasan Sepakati Tiga Poin Aspirasi</title>
		<link>https://lebur.id/2025/01/23/temui-para-pkl-komisi-ii-dprd-pamekasan-sepakati-tiga-poin-aspirasi/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/01/23/temui-para-pkl-komisi-ii-dprd-pamekasan-sepakati-tiga-poin-aspirasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 13:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Food Colony]]></category>
		<category><![CDATA[pamekasan terkini]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Arek Lancor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=4200</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jawa Timur, menerima silaturrahmi sekaligus audiensi perwakilan pedagang kali lima (PKL) di Gedung DPRD setempat, Kamis (23/1/2025). Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Salman Al Farisi menyampaikan, pada kesempatan tersebut pihaknya menerima berbagai aspirasi terkait penataan PKL yang terpusat di tempat yang sudah difasilitasi oleh [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/01/23/temui-para-pkl-komisi-ii-dprd-pamekasan-sepakati-tiga-poin-aspirasi/">Temui Perwakilan PKL, Komisi II DPRD Pamekasan Sepakati Tiga Poin Aspirasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAMEKASAN</strong>, <em>Lebur.id</em> &#8211; Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jawa Timur, menerima silaturrahmi sekaligus audiensi perwakilan pedagang kali lima (PKL) di Gedung DPRD setempat, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Salman Al Farisi menyampaikan, pada kesempatan tersebut pihaknya menerima berbagai aspirasi terkait penataan PKL yang terpusat di tempat yang sudah difasilitasi oleh pemerintah daerah, seperti Food Colony di Jalan Kesehatan dan Sae Rassah di Jalan Dirgahayu.</p>
<p>Menurutnya, terdapat tiga poin penting yang pihaknya terima dan sepakati bersama para PKL. Pertama, pihaknya meminta agar para PKL memiliki identitas resmi jenis usaha masing-masing agar lebih mudah dalam penataannya, seperti nomor induk berusaha (NIB), dan lain sebagainya.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, kami meminta Pemkab dalam hal ini Diskop UKM dan Naker (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja) agar memfasilitasi para PKL dalam memperoleh identitas usaha itu,&#8221; terangnya kepada Lebur.id, Kamis (23/1/2025).</p>
<p>Kedua yakni tentang penataan tempat di Food Colony yang jika dimungkinkan akan ada perubahan konsep lokasi. Maka akan pihaknya kawal dan komunikasikan secara maksimal bersama pemerintah daerah dalam hal penghapusan asetnya.</p>
<p>&#8220;Ketiga yakni kami menilai bahwa perlu ada instansi atau UPT (Unit Pelaksana Teknis) tersendiri yang khusus untuk mengelola para PKL di Pamekasan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kami ucapkan terima kasih kepada para PKL atas aspirasi yang disampaikan kepada kami. InsyaAllah kami akan mengusahakan yang terbaik untuk kita semua,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebelumnya, pemerintah daerah melakukan relokasi besar-besaran para PKL yang berjualan di area-area yang tidak dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda). Utamanya para PKL di kawasan monumen Arek Lancor yang banyak dikeluhkan karena seringkali menjadi biang kemacetan lalu lintas di pusat kota. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/01/23/temui-para-pkl-komisi-ii-dprd-pamekasan-sepakati-tiga-poin-aspirasi/">Temui Perwakilan PKL, Komisi II DPRD Pamekasan Sepakati Tiga Poin Aspirasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/01/23/temui-para-pkl-komisi-ii-dprd-pamekasan-sepakati-tiga-poin-aspirasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PKL Pedagang Buah di Arek Lancor Diduga Intimidasi Seorang Jurnalis, Ketua PWI Pamekasan : Bisa Dipidana Dua Tahun Atau Denda 500 Juta Rupiah</title>
		<link>https://lebur.id/2025/01/12/pkl-pedagang-buah-di-arek-lancor-diduga-intimidasi-seorang-jurnalis-ketua-pwi-pamekasan-bisa-dipidana-dua-tahun-atau-denda-500-juta-rupiah/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/01/12/pkl-pedagang-buah-di-arek-lancor-diduga-intimidasi-seorang-jurnalis-ketua-pwi-pamekasan-bisa-dipidana-dua-tahun-atau-denda-500-juta-rupiah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 04:07:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[pamekasan terkini]]></category>
		<category><![CDATA[PKL Arek Lancor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=4164</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Sterilisasi kawasan monumen Arek Lancor Pamekasan dari para pedagang kaki lima (PKL) dan mobil pedagang buah yang dilakukan oleh satuan polisi pamong praja (Satpol PP) setempat, beberapa waktu lalu kini mulai membuahkan hasil. Pantauan jurnalis Lebur.id, di trotoar sepanjang jalan lingkaran Arek Lancor kini sudah dipasangi garis larangan agar tidak lagi ditempati [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/01/12/pkl-pedagang-buah-di-arek-lancor-diduga-intimidasi-seorang-jurnalis-ketua-pwi-pamekasan-bisa-dipidana-dua-tahun-atau-denda-500-juta-rupiah/">PKL Pedagang Buah di Arek Lancor Diduga Intimidasi Seorang Jurnalis, Ketua PWI Pamekasan : Bisa Dipidana Dua Tahun Atau Denda 500 Juta Rupiah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left;">PAMEKASAN, <em>Lebur.id</em> &#8211; Sterilisasi kawasan monumen Arek Lancor Pamekasan dari para pedagang kaki lima (PKL) dan mobil pedagang buah yang dilakukan oleh satuan polisi pamong praja (Satpol PP) setempat, beberapa waktu lalu kini mulai membuahkan hasil.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Pantauan jurnalis Lebur.id, di trotoar sepanjang jalan lingkaran Arek Lancor kini sudah dipasangi garis larangan agar tidak lagi ditempati para PKL maupun mobil pedagang buah berjualan. Tidak hanya itu, beberapa personel Satpol PP juga terlihat siaga menjaga area tersebut tetap steril.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Meski begitu, ada salah satu mobil pedagang buah yang tetap nekat berjualan di area utara monumen Arek Lancor, tepatnya depan rumah dinas Kodim di Jalan Slamet Riyadi. Mobil pedangang buah itu membuka lapaknya di luar garis larangan hingga memakan bahu jalan, Sabtu (11/1/2025).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Parahnya, saat salah seorang jurnalis media JTV, Fauzi, hendak mewawancara pemilik mobil pedagang buah yang ngeyel itu. Si pedagang buah malah melarangnya untuk mengambil gambar dan diduga bertindak kasar dan mengintimidasi Fauzi dengan memukul tangan hingga handphonenya jatuh ke aspal.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Padahal, Fauzi mengaku sebelumnya telah memberikan penjelasan kepada pedagang buah itu terkait tugas peliputannya di Arek Lancor. Bahkan menurut Fauzi, salah seorang teman si pedagang buah itu juga sempat mengajak duel dirinya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Waktu kejadian, ada petugas Satpol PP, ada teman saya, juga jurnalis lain yang menyaksikan langsung kejadian ini,&#8221; ujar Fauzi, Sabtu (11/1/2025).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Untungnya, kegaduhan tersebut secepatnya diredam oleh petugas Satpol PP yang ada di lokasi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Saya sudah koordinasi dengan kantor saya (JTV, red) dan akan memberikan pendampingan untuk melakukan pelaporan ke pihak yang berwajib,&#8221; sebut Fauzi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Ketua persatuan wartawan indonesia (PWI) Pamekasan, Hairul Anam turut mengecam dugaan tindakan intimidasi terhadap jurnalis yang dilakukan pedagang buah itu.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">“Saya kenal baik dengan Mas Fauzi. Dia wartawan JTV, yang kita kenal sebagai media mainstream dan beritanya jadi rujukan masyarakat Jawa Timur,” ungkapnya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Menurut Anam, perlindungan pekerja pers adalah harga mati. Pihaknya sangat menyayangkan adanya tindak kekerasan tersebut. Sebab, hal itu merupakan bentuk intimidasi terhadap wartawan saat bertugas di lapangan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Tindakan intimidasi kepada insan pers, telah mencederai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kemerdekaan Pers,&#8221; ujar Anam, Sabtu (11/1/2025).</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">Dikatakan, menghalangi wartawan saat menjalankan tugasnya dapat dipidana. Itu tertuang di Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: left;">&#8220;Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta,&#8221; ujar Anam mengutip UU Pers. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/01/12/pkl-pedagang-buah-di-arek-lancor-diduga-intimidasi-seorang-jurnalis-ketua-pwi-pamekasan-bisa-dipidana-dua-tahun-atau-denda-500-juta-rupiah/">PKL Pedagang Buah di Arek Lancor Diduga Intimidasi Seorang Jurnalis, Ketua PWI Pamekasan : Bisa Dipidana Dua Tahun Atau Denda 500 Juta Rupiah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/01/12/pkl-pedagang-buah-di-arek-lancor-diduga-intimidasi-seorang-jurnalis-ketua-pwi-pamekasan-bisa-dipidana-dua-tahun-atau-denda-500-juta-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
