PAMEKASAN, Lêbur.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman secara resmi menutup kegiatan Pamekasan Economic Fest 2026 di area monumen Arek Lancor, Selasa (9/6/2026) malam.
Sebelumnya, kegiatan yang digagas Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pamekasan itu berlangsung selama sembilan hari dari tanggal 1-9 Juni 2026 dan diikuti oleh 72 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Ketua BPC HIPMI Pamekasan, Achmad Kusairi, melalui Wakil Ketua, Ahmad Fauzi menyampaikan terima kasih banyak kepada Bupati Pamekasan, Wakil Bupati, Sukriyanto, dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) lainnya atas dukungan dan kerja sama demi suksesnya kegiatan tersebut.
“Besar hapanan kami untuk acara-acara seperti ini Pak Bupati, supaya Pemkap nanti ke depan bisa mendukung dan membersamai langkah-langkah kita, program kita, yang mana program kita itu murni untuk memajukan Kabupaten Pemakasan,” katanya ketika sambutan.
Ia menegaskan, Pamekasan Economic Fest 2026 murni digelar dari inisiatif BPC HIPMI Pamekasan untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat serta membuat UMKM Kota Gerbang Salam semakin berdaya.
“Banyak masyarakat itu menyarankan agar kegiatan seperti ini sering diadakan. Kalau kita (HIPMI Pamekasan,red) siap, yang penting Pemkab dan masyarakat membersamai kita, mendukung kegiatan kita, kita akan sering-sering mengadakan seperti ini,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman mengapresiasi sekaligus mengaku respek kepada BPC HIPMI Pamekasan sebab kegiatan tersebut berjalan sukses dan begitu meriah.
“Alhamdulillah kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 hari ini berjalan sangat meriah, di luar dugaan. Sehingga dengan demikian bukan hanya panitia yang bangga, saya selaku pemberi izin kegiatan pada malam ini insya Allah tidak salah pilih apabila kita bergandengan bersama HIPMI,” ujarnya ketika memberikan sambutan.
“Kita menyaksikan bahwa Pamekasan Economic Fest bukan sekadar pameran atau hiburan masyarakat. Kegiatan ini telah menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaksana usaha dengan pemerintah, komunitas kreatif, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam satu semangat yang sama, yaitu membangun ekonomi daerah yang tangguh dan berdaya saing,” lanjutnya.
Menurut Bupati, berdasarkan data yang ia terima, kegiatan terebut berhasil menyedot 750 hingga 900 pengunjung per hari. Bahkan, masing-masing gerai UMKM bisa mendapat penghasilan antara Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta per hari.
“Artinya apabila diperkirakan terjadi perputaran ekonomi, maka akan terjadi perputaran ekonomi yang mencapai Rp 150 juta setiap hari dan selama sembilan hari penyelenggaraan acara, maka uang yang berputar mencapai sekitar Rp 1,3 miliar,” tegasnya.
Selain itu, Kiai Kholil juga mengamini usulan BPC HIPMI Pamekasan agar kegiatan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Minimal setahun sekali HIPMI mengadakan kegiatan (seperti ini,red) lagi. Syukur-syukur kalau 6 bulan sekali,” terangnya.
“Dengan mengucapkan alhamdulillahirabbilalamin, rangkaian kegiatan Pamekasan Economic Fest 2026 hari ini, Selasa tanggal 9 Juni 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya. (lum)
Berikan Balasan