Kabar Gembira untuk Warga Pamekasan, Wisata Jumiang Akan Dikelola Ulang

Kabar Gembira untuk Warga Pamekasan, Wisata Jumiang Akan Dikelola Ulang
PARIWISATA; Bupati Pamekasan, Kholilurrahman saat menandatangani dokumen perjanjian kerja sama tata kelola wisata Jumiang, hari ini.

PAMEKASAN, Lêbur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, dan paguyuban mataram di wisata Jumiang Pamekasan, Senin (8/6/2026).

Kerja sama tersebut bersisi tentang tata kelola salah satu destinasi wisata favorit di Kota Gerbang Salam, yakni wisata Jumiang yang terletak di Desa Tanjung Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan, area wisata Jumiang merupakan aset pemerintah daerah yang memerlukan sentuhan serius dalam pengelolaannya.

Sehingga, pihaknya berinisiatif untuk bekerja sama dengan pemerintah desa setempat dan paguyuban mataram agar destinasi tersebut bisa terkelola dengan baik dan maksimal.

“Yang terpenting memberdayakan masyarakat lokal yang ada di sekitar Desa Tanjung ini. Termasuk pula dalam rangka peningkatan PAD (pendapatan asli daerah),” katanya pada kegiatan itu.

Dikatakan, klausul kerja sama pengelolaan wisata Jumiang itu salah satunya berisi tentang pembagian pendapatan antara Pemkab, Pemdes, dan pengelola dalam hal ini paguyuban mataram. Dengan rincian, 60 persen pendapatan untuk Pemkab, 30 persen untuk pengelola dan 10 persen untuk Pemdes.

“Pengelolaan ini tidak akan berjalan sempurna apabila tidak didukung oleh semua pihak,” terangnya.

Sementara, Ketua Paguyuban Mataram, Muzakki menyebut bahwa perjanjian kerja sama itu dalam rangka pengembangan wisata Jumiang bagian atas yang memiliki kekayaan alam berbeda dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya apabila dikelola dengan baik dan profesional.

Selain itu, ia menyebut bahwa dengan meningkatnya kunjungan wisatawan nantinya juga secara otomatis meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, seperti para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Ke depan bagaimana pantai Jumiang bagian atas ini nantinya memiliki daya tarik untuk dikunjungi wisatawan. Caranya misalnya dengan menambah fasilitas, dan lain lain,” ungkapnya pada kegiatan yang sama.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman berharap, rencana pengelolaan ulang wisata Jumiang dapat berdampak positif terhadap perkembangan Desa Tanjung, dan Pamekasan secara umum.

“Tidak boleh ada pembakaran di sekitar ini, karena kalau ada pembakaran kesannya gersang. Kalau untuk membersihkan, dicabut aja. Sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman di sini,” pungkasnya. (lum)