13 RTLH Dibangun Tanpa APBD, Bupati Pamekasan Apresiasi Kinerja Camat Palengaan

13 RTLH Dibangun Tanpa APBD, Bupati Pamekasan Apresiasi Kinerja Camat Palengaan

PAMEKASAN, Lebur.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman mengaku bangga terhadap realisasi program rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Palengaan. Sebab dari 13 RTLH yang dibangun di kecamatan itu, tak satupun yang bersumber dari APBD.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di kecamatan tersebut.

“Alhamdulillah, ditengah tantangan ini Pak Camat Palengaan telah bisa membangun rumah tidak layak huni sebanyak 13, itupun tidak mengganggu anggaran pemerintah daerah atau APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), tetapi mengumpulkan sana sini,” ujarnya ketika sambutan.

Dikatakan, dari awal program pembangunan rumah bagi warga tidak mampu ini bertumpu pada kemampuan APBD. Sehingga, ia menilai langkah yang dilakukan Camat Palengaan itu merupakan kerja luar biasa untuk kepentingan masyarakat pra sejahtera.

“Kalau pakai APBD semua orang bisa, tetapi untuk mendapatkan sokongan dari para pengusaha kalau pendekatannya tidak benar, itu sulit. Terima kasih Pak Camat,” terangnya.

Selain itu, pihaknya meminta para camat lainnya agar membuat terobosan-terobosan baru demi pembangunan yang merata ditengah adanya keterbatasan anggaran seperti saat ini.

“Kami juga berharap pelayanan kesehatan, pendidikan dan lain-lain di tingkat kecamatan dapat dijangkau dengan baik oleh masyarakat,” harapnya.

Bupati juga meminta maaf kepada masyarakat Pamekasan apabila pelayanan pemerintah daerah sejauh ini masih belum maksimal. Hal itu imbas dari adanya keterbatasan anggaran.

“Tetapi di tengah keterbatasan anggaran kita tidak putus asa melaksanakan pembangunan bersama kepala desa. Sekalipun kepada desa semangatnya mulai turun karena ada penurunan juga. Tetapi kita tidak boleh padam, dengan apa yang kita punya, harus tetap semangat membangun,” tutupnya.

Hadir pada Safari Ramadan tersebut, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, Wakil Bupati, Sukriyanto, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat Pamekasan. (lum)