PAMEKASAN, Lebur.id – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ansari, mendorong para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan, Madura, untuk menyiapkan diri menjadi insan yang bermanfaat di tengah masyarakat.
Terlebih di bulan Ramadan, Ansari mengajak santri untuk memaksimalkan momentum tersebut dalam meningkatkan kualitas ibadah sekaligus menempa diri menjadi lebih baik.
“Menjadi anggota DPR bukan satu-satunya cara untuk bermanfaat. Menjadi dokter bermanfaat bagi pasien, dosen mencerdaskan generasi, petani memberi kita makanan, nelayan juga berjuang untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat jadi pembicara kegiatan Safari Dakwah dan Buka Puasa Bersama yang digelar oleh MTA Al-Amien di Ballroom Hotel Azana Style Pamekasan, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, setiap profesi memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, bukan semata diukur dari jabatan atau profesi yang diraih. Oleh karenanya, ia berharap para santri menyiapkan diri menjadi insan yang berguna bagi masyarakat.
Sebagai alumni Ponpes Al-Amien, Ansari juga mendorong para santri untuk berlomba-lomba mencari keberkahan Ramadan, utamanya pada sepuluh hari terakhir, yang menurut ulama didalamnya terdapat malam Lailatul Qadar.
“Ketika kita beribadah di malam Lailatul Qadar, pahalanya lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Ini adalah hadiah dari Allah untuk umat Nabi Muhammad,” terangnya.
Ia kemudian menyampaikan enam hal yang perlu dijaga agar seseorang dapat memaksimalkan ibadah, yakni tidak berlebihan dalam makan, tidak berlebihan tidur, menjaga pandangan, menjaga lisan, menjaga pendengaran, serta tidak berlebihan dalam pergaulan.
Ansari mencontohkan bagaimana kebiasaan berlebih-lebihan dalam makan atau tidur dapat membuat seseorang malas beribadah. Begitu pula penggunaan gawai yang berlebihan dapat membuat seseorang lalai dari membaca Al-Qur’an.
“Silaturahmi itu baik, tetapi jangan sampai berlebihan sehingga menghabiskan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah melalui ibadah pribadi seperti zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa dengan penuh kekhusyukan. Menurut Ansari, doa yang dipanjatkan dengan kesungguhan hati akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
“Kalau kita meminta kepada Allah dengan sungguh-sungguh, insyaallah Allah akan memudahkan dan mempercepat terkabulnya doa kita,” katanya.
Di akhir pemaparannya, Anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) XI Madura itu mengajak para santri untuk terus berikhtiar menjadi pribadi yang lebih baik serta menerima setiap ketentuan Allah dengan penuh keikhlasan.
Ia berharap seluruh ibadah yang dilakukan selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi kehidupan.
“Apapun takdir Allah kepada kita, meskipun terkadang terasa pahit, pasti ada hikmah di dalamnya. Yang penting kita mampu mengambil pelajaran dari setiap peristiwa dalam hidup,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga tampak menyapa para santri Ponpes Al-Amien dari berbagai daerah, baik yang berasal dari Madura maupun luar daerah. (lum)
Berikan Balasan