Disambut Meriah Bupati dan Ratusan Siswa Pamekasan, Hadiyatullah: Bentuk Penghargaan bagi Pendidikan

Disambut Meriah Bupati dan Ratusan Siswa Pamekasan, Hadiyatullah: Bentuk Penghargaan bagi Pendidikan
BANGGA: Hadiyatullah (tiga dari kiri) berfoto bersama Bupati Pamekasan, Kholilurrahman (tiga dari kanan) dan beberapa pejabat, hari ini.

PAMEKASAN, Lebur.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman menyambut kedatangan Hadiyatullah, mahasiswa asal Pamekasan yang suskes mengukir prestasi di Tianjin University China, Rabu (4/2/2026).

Pemuda asal Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, itu mengharumkan nama Indonesia, khususnya Pamekasan, dengan menjadi lulusan doktoral terbaik gelar doctor of philosopy (PhD) Jurusan Kimia Terapan Konsentrasi Farmasi di Sekolah Ilmu dan Teknologi Farmasi, Universitas Tianjin, China.

“Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Pemkab Pamekasan, khususnya kepada Bapak Bupati kita, KH. Kholilurrahman dan semua pihak yang telah mempersiapkan sambutan yang penuh kehangatan ini,” kata Hadi, sapaannya, saat memberikan pesan dan kesan di Mandhapa Agung Ronggosukowati.

Menurut Hadi, keterbatasan ekonomi bukan suatu kendala untuk mengejar cita-cita dan menamatkan pendidikannya. Pernyataan itu ia buktikan dengan kesuksesannya meraih gelar doktor terbaik serta beasiswa di perguruan tinggi ternama di Tiongkok.

“Bagi saya ini bukan sekadar penyambutan secara personal, melainkan bentuk penghargaan bagi pendidikan, perjuangan, dan mimpi anak anak muda daerah” ujarnya.

Sementara, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman dalam sambutannya mengaku bangga atas capaian Hadiyatullah. Ia menilai, prestasi yang diukir Hadi ini bukan hal yang mudah, butuh perjuangan dan kerja keras.

“Kita hari ini berbahagia bisa berkumpul bersama menyambut salah satu putera terbaik daerah. Mudah mudahan ini menjadi magnet bagi anak anak kita yang lain bahwa sukses itu tidak harus kaya,” sebutnya.

Bupati menambahkan, Hadiyatullah merupakan putra dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Sosok ayahnya sebagai kuli bangunan dan ibunya hanya mengurus rumah tangga. Namun, kegigihan dan kerja kerasnya mampu mengantarkannya ke puncak pendidikan dengan predikat terbaik.

“Bahkan kalau kaya itu cenderung gagal karena sibuk memamerkan kekayaannya,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, penyambutan Hadiyatullah cukup meriah. Siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah berjejer dengan membawa benderah merah putih di Jalan Kabupaten. Tidak hanya itu, Hadi juga diiringi musik drumband hingga masuk ke halaman rumah dinas bupati.

Setibanya di pendopo, Hadi disambut langsung bupati Pamekasan, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, aparatur sipil negara, hingga tokoh agama. (lum)