<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Figur Arsip - Lebur.id</title>
	<atom:link href="https://lebur.id/category/fokus/figur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lebur.id/category/fokus/figur/</link>
	<description>Asyik dan Mendidik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 15:18:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://lebur.id/wp-content/uploads/2020/05/cropped-Lebur.id3_-32x32.png</url>
	<title>Figur Arsip - Lebur.id</title>
	<link>https://lebur.id/category/fokus/figur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Melacak Syi’ir dan Langgam Tentang KH. Muhammad Djufri Marzuqi</title>
		<link>https://lebur.id/2026/07/28/melacak-syiir-dan-langgam-tentang-kh-muhammad-djufri-marzuqi/</link>
					<comments>https://lebur.id/2026/07/28/melacak-syiir-dan-langgam-tentang-kh-muhammad-djufri-marzuqi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 18:21:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5930</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Hasani Utsman*) BEBRAPA bulan yang lalu, penulis telah mempublikasikan tulisan yang berjudul Syi’ir Madura: Merangkai Agama, Moral, Tarekat dan Sejarah dalam Untaian Bait tentang kedekatan pesantren dan muslim tradisional di Madura dengan tradisi syi’ir  berbahasa Madura yang ditulis dengan aksara Arab (pegon). Syi’ir dilantunkan dengan pola rima, atau setiap baris memiliki bunyi akhir yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/07/28/melacak-syiir-dan-langgam-tentang-kh-muhammad-djufri-marzuqi/">Melacak Syi’ir dan Langgam Tentang KH. Muhammad Djufri Marzuqi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Oleh: Hasani Utsman*)</strong></em></p>
<p><strong>BEBRAPA</strong> bulan yang lalu, penulis telah mempublikasikan tulisan yang berjudul <em>Syi’ir Madura: Merangkai Agama, Moral, Tarekat dan Sejarah dalam Untaian Bait</em> tentang kedekatan pesantren dan muslim tradisional di Madura dengan tradisi syi’ir  berbahasa Madura yang ditulis dengan aksara Arab (<em>pegon</em>). Syi’ir dilantunkan dengan pola rima, atau setiap baris memiliki bunyi akhir yang sama dalam setiap baitnya. Syi’ir diperdengarkan dengan menggunakan langgam-langgam untuk sebuah kumpulan syi’ir tertentu atau bisa saja meminjam langgam dari syi’ir yang lain.</p>
<p>Pada hari Rabu, tanggal 28 Juli tahun 1965, Kyai Haji Muhammad Djufri Marzuqi dari Sumber Batu Blumbungan Pamekasan, seorang ulama, seorang pejuang yang populer dalam Masyarakat Madura dan Jawa Timur ditikam oleh seorang eksekutor di daerah Bungkak Tambelengan Sampang sepulang menyampaikan ceramah di Kecamatan Durjan, Kokop Bangkalan. Kyai Djufri kemudian syahid di hari Rabu itu. Atas kesyahidannya, masyarakat di Madura kemudian banyak yang menulis syi’ir tentang Kyai Djufri.</p>
<p>Pada tahun 2008, di sebuah warung makan, penulis secara tidak sengaja bertemu yang kemudian berbicara banyak dengan seorang yang suka mengunjungi makam-makam para wali (musafir) di Makam Batu Ampar Kabupaten Pamekasan.  Ia dari kota Bangkalan dan sudah berumur 65 tahun. Setelah Musafir itu mengetahui penulis berasal dari Sumber Batu Blumbungan, ia kemudian bercerita banyak mengenai Kyai Djufri Marzuqi, ketika penulis bertanya, “Dari mana ia tahu mengenai sosok Kyai Djufri?” Musafir yang bernama Muhammad menjawab dan mengatakan, “Orang-orang Madura yang sudah dewasa pada tahun 1965 pasti mengetahui atau pernah mendengar nama Kyai Djufri, apalagi orang itu seorang santri atau siswa yang bersekolah di sebuah madrasah di Madura.” Jawabnya.</p>
<p>Pak Muhammad lalu memberikan informasi yang sangat penting dan sangat berarti bagi penulis. Peristiwa dibunuhnya Kyai Djufri sempat diabadikan menjadi bait-bait syair dalam sebuah kitab berbahasa Madura (<em>syi’iran</em>) dan dilantunkan oleh para siswa di madrasah-madrasah di Madura sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Menurutnya hal itu berlangsung hingga akhir tahun 1967-M.</p>
<p>Terhitung sejak tahun 2015, penulis memang melancarkan dua usaha untuk menemukan kitab syi’ir tentang Kyai Djufri Marzuqi. <em>Pertama</em> berbentuk usaha intelektual, yaitu penulis mencari dan melacak keberadaan kitab tersebut kepada para saksi sejarah terutama kepada para keluarga. Penulis memulai mencarinya di Nyai Hj. Nabawiyah Nadzirah Djufri, Nyai Hj. Maftuhah Djufri kedua putri Almarhum, tapi tidak menemukan hasil. Menurut Nyai Nadzirah, “Setelah peristiwa dibunuhnya Kyai Djufri, memang banyak anggota masyarakat yang secara spontan menulis syi’ir-syi’ir mengenai Kyai Djufri dan dibacakan dalam beberapa kesempatan terutama sebelum kegiatan belajar mengajar, tetapi hal itu justru menyulitkan pihak keluarga untuk sembuh dari trauma. Pada akhirnya, Kyai Haji Chalil Minhaji, seorang menantu Kyai Djufri melarang pembacaan syair-syair itu, terutama di madrasah-madrasah sekitar tempat keluarga Kyai Djufri tinggal.</p>
<p>Penulis sempat melacak dan mencarinya kepada pihak di luar keluarga, dan jawabannya sama. Bahkan, keluarga Kyai Djufri sempat mengalami trauma yang serius kepada pembcaan Shalawat Badar, Kyai Chalil Minhaji melarang santri-santri Sumber Batu membaca Shalawat Badar dan menyuruh membaca shalawat yang lain. Trauma itu ada sebab pada hari peristiwa pembunuhan Kyai Djufri, selama empat puluh hari, ratusan ribu pentakziah mendatangi kediaman keluarga Kyai Djufri sambil meneriakkan Shalawat Badar.</p>
<p><em>Kedua</em>, usaha spiritual dengan cara berkirim Surah Al-Fatihah <em>khususan</em> kepada Kyai Djufri Marzuqi, dengan harapan Allah Subhanahu Wata’ala mempertemukan penulis dengan kitab syi’ir itu dengan barokahnya hubungan ruh dengan Kyai Djufri.</p>
<p>Menurut informasi yang penulis dapatkan dari orang-orang tua, syi’iran tentang Kyai Djufri itu sempat direkam dalam sebuah kaset dan diputar menggunakan pengeras suara di desa-desa di Madura, terutama di Pamekasan, hal itu berlangsung sampai tahun 1980-an. Pada tahun 2018, penulis sempat mendapatkan kabar baik karena seorang teman merekomendasikan dua nama, satunya tinggal di Tambelengan Sampang, dan satunya lagi tinggal di Sogiyan Omben Sampang, kedua orang yang sempat dikabarkan masih menyimpan kaset pita yang berisi rekaman syi’iran tentang Kyai Djufri Marzuqi. Dengan adanya kaset pita itu, penulis merasa akan mendapatkan bait-bait syi’ir sekaligus langgam yang digunakan untuk membaca syi’ir tersebut. Tapi sayang, kaset pita sudah hilang dan lenyap dimakan waktu dan usia.</p>
<p><strong>Datangnya Dua Naskah Syi’ir tentang Kyai Djufri</strong></p>
<p>Pada dekade tahun 1980-an, di kampung-kampung di Madura memang memiliki kebiasaan memutar rekaman syi’ir menggunakan pengeras suara. Kemudian tahun 2024, ditemukan dan diselamatkan kitab syi’ir tentang Kyai Djufri berjudul: <em>Panèka Syi’ir carètana sè moljâ kèyaè Djufri Marzuqi Sombher Bâṭo</em> atau “Ini Syi’ir Ceritanya yang Mulia Kyai Djufri Marzuqi Sumber Batu” yang terdiri dari dua ratus tujuh baris.</p>
<p>Ditulis pada tahun 1967 oleh penulisnya yang mengaku dari Kampung Sumber Kuning, Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Pamekasan, berdomisili di Desa Ampakan desa Bangkalan, berdomisili di Rambipuji Jember, Naskah yang kemudian ditulis ulang oleh Kyai Murahyak bin Salim dari Kambingan Barat, Lenteng Sumenep, naskah tersebut merupakan koleksi pribadinya yang diserahkan kepada penulis oleh putranya, yaitu Lora Hafifuddin.</p>
<p>Ketika artikel ini ditulis, Kyai Murahyak bin Salim sudah wafat, tapi penulis sempat mengonfirmasi kepada Lora Hafifuddin selaku putra Almarhum. Menurut Lora Hafifuddin, Kyai Murahyak tidak banyak ingat tentang kitab syi’ir tentang Kyai Djufri, Kyai Murahyak sempat berkata tentang kitab tersebut yang beliau salin waktu mondok di Pondok Pesantren Banyuayu Pamekasan dari tahun 1970 sampai tahun 1980-an.</p>
<p>Pada hari Minggu tanggal 12 April tahun 2026, penulis menghadiri acara haul warga Kajjan, Blega Bangkalan. Acara juga dihadiri oleh Majelis Kyai Pondok Pesantren Dang Padang Karpote, Blega Bangkalan, hadir juga sesepuh ulama sekitar yaitu KH. Abdullah Syamsuddin. Dalam acara tersebut beliau naskah pribadinya yang berisi tentang syi’ir-syi’ir berbahasa Madura. Naskah milik Kyai Abdullah berisi syi’ir berbahasa Madura tentang Nabi Ayyub AS, Syi’ir Nabi Yusuf AS, juga berisi 105 syi’ir tentang Kyai Djufri Marzuqi berjudul; <em>Hadza Syi’ri min Qisshati Al-Syahid al-Akbar Kyai Ahmad Djufri min Qoryah Sumber Batu Pamekasan Madura Jawa Timur</em>. Kyai Abdullah selesai menyalin syi’ir tentang Kyai Djufri pada hari Selasa tanggal 2 tahun 1397-H atau bertepatan dengan dengan akhir tahun 1976 hingga tahun 1977-M. Kedua naskah memiliki persamaan dan perbedaan. Menurut penulis, naskah dari Kyai Murahyak dan Kyai Abdullah merupakan syi’ir dari penulis yang sama. Perbedaannya ada pada pengunaan kata, seperti dari Kyai Murahyak yang menggunakan <em>angawiti </em>(memulai) sedangkan naskah dari Kyai Abdullah menggunakan kata <em>ngabidih. </em>Perbedaan yang ada sebab memang terdapat perbedaan pengucapan bahasa Madura antara masyarakat Madura Barat dan Madura Timur. Perbedaan yang lain adalah ada pada judul dan jumlah baris, naskah dari Kyai Murahyak berjudul <em>Panèka Syi’ir carètana sè moljâ kèyaè Djufri Marzuqi Sombher Bâṭo</em> atau Ini Syi’ir Ceritanya yang Mulia Kyai Djufri Marzuqi Sumber Batu yang terdiri dari dua ratus tujuh baris. Sedangkan naskah dari Kyai Abdullah berjudul; <em>Hadza Syi’ri min Qisshati Al-Syahid al-Akbar Kyai Ahmad Djufri min Qoryah Sumber Batu Pamekasan Madura Jawa Timur</em> atau, Ini Syi’ir dari Kisahnya Al-Syahidul Al-Akbar Kyai Ahmad Djufri dari Desa Sumber Batu Pamekasan Madura Jawa Timur, terdiri dari seratus lima baris.</p>
<p><strong>Mencari Langgam Bersejarah Syi’ir Tentang Kyai Djufri</strong></p>
<p>Penulis bekerja untuk sebuah agenda dokumentasi, dalam hal ini dokumentasi tentang Kyai Djufri Marzuqi. Usaha dokumentasi naskah yang berisi syi’ir Kyai Djufri penulis anggap lumayan berhasil dengan datangnya dua naskah milik Kyai Almarhum Kyai Murahyak Kambingan Barat dan Kyai Abdullah Syamsuddin Dang Padang. Barangkali yang harus dikerjakan penulis selanjutnya adalah mendokumentasikan langgam atas syi’ir-syi’ir tersebut yang orisinal dari masa lalu. Karena sejarah juga adalah bunyi, sejarah tidak hanya menyangkut angka, teks dan kronik menyangkut suatu peristiwa di masa lalu. Sejarah juga menyangkut suara dari masa lalu, dari saksi dan narasi. Sejarah juga menyangkut cerita tutur, rekaman, pidato, suara, lagu dan memoar. Yang paling penting, sejarah disampaikan menggunakan bahasa-yang dasarnya adalah bunyi, baik bahasa lisan atau tulisan. Menyangkut langgam yang digunakan membaca syi’ir Kyai Djufri, pada tanggal 25 Juli 2026 penulis mendapatkannya dari Pak Mushowwir Dusun Bantar Desa Blumbungan. Ia pada tahun 1965 sudah bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah dan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, syi’ir tentang Kyai Djufri dibaca secara bersama-sama oleh para siswa, langgamnya masih ia ingat sampai hari ini.</p>
<p><strong>*) Hasani Utsman, </strong>penulis buku <strong><em>Hidup Pejuang Mati Pejuang: Biografi As-Syahidul Kabir KH. M. Djufri Marzuqi (1925-1965).</em></strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/07/28/melacak-syiir-dan-langgam-tentang-kh-muhammad-djufri-marzuqi/">Melacak Syi’ir dan Langgam Tentang KH. Muhammad Djufri Marzuqi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2026/07/28/melacak-syiir-dan-langgam-tentang-kh-muhammad-djufri-marzuqi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih Dekat Badri Khumaini, Ketua PC GP Ansor Pamekasan Terpilih </title>
		<link>https://lebur.id/2026/05/02/mengenal-lebih-dekat-badri-khumaini-ketua-pc-gp-ansor-pamekasan-terpilih/</link>
					<comments>https://lebur.id/2026/05/02/mengenal-lebih-dekat-badri-khumaini-ketua-pc-gp-ansor-pamekasan-terpilih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:25:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Badri Khumaini]]></category>
		<category><![CDATA[GP Ansor Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Konfercab Ansor]]></category>
		<category><![CDATA[Nahdlatul Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5652</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Badri Khumaini resmi menjadi Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, Madura, masa khidmat 2026-2030, menggantikan ketua sebelumnya, Maltuful Anam. Badri terpilih secara aklamasi pada Konferensi Cabang (Konfercab) XI GP Ansor Pamekasan di Kantor PCNU setempat, Jalan R Abdul Aziz Nomor 95, Kamis (30/4/2026). Namun siapa sangka, Badri Khumaini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/05/02/mengenal-lebih-dekat-badri-khumaini-ketua-pc-gp-ansor-pamekasan-terpilih/">Mengenal Lebih Dekat Badri Khumaini, Ketua PC GP Ansor Pamekasan Terpilih </a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAMEKASAN,</strong> <em><strong>Lebur.id</strong></em> &#8211; Badri Khumaini resmi menjadi Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, Madura, masa khidmat 2026-2030, menggantikan ketua sebelumnya, Maltuful Anam.</p>
<p>Badri terpilih secara aklamasi pada Konferensi Cabang (Konfercab) XI GP Ansor Pamekasan di Kantor PCNU setempat, Jalan R Abdul Aziz Nomor 95, Kamis (30/4/2026).</p>
<p>Namun siapa sangka, Badri Khumaini sendiri bukan sosok baru di kalangan Nahdlatul Ulama Pamekasan. Di periode 2022-2026, alumnus Ponpes Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, ini menjabat sebagai sekretaris PC GP Ansor Pamekasan.</p>
<p>Selain itu, namanya juga sudah lama malang melintang di organisasi kemahasiswaan berbasis Islam <em>ahlussunnah wal jamaah</em>, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Baik saat masih berstatus mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di PMII Yogyakarta, maupun setelah kembali ke Pamekasan melalui IKA PMII Pamekasan.</p>
<p>Tidak hanya pendidikan formal, Badri juga tercatat pernah mengenyam pendidikan di pesantren, yakni di Ponpes Miftahul Ulum Banyuayu, Pamekasan, serta Ponpes Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.</p>
<p>Saat ini, pria kelahiran Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, 12 Mei 1985 silam itu menegaskan akan berupaya maksimal untuk semakin memajukan organisasi GP Ansor Pamekasan dan memaksimalkan peran organisasi dalam kehidupan masyarakat selama empat tahun ke depan.</p>
<p>&#8220;Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperkuat kaderisasi, mengembangkan potensi kader, serta mendorong kemandirian organisasi,&#8221; ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).</p>
<p>&#8220;Kami akan meneguhkan GP Ansor sebagai penjaga kiai dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” tegasnya.</p>
<p>Disamping itu, ia juga berharap dukungan dari para masyayikh NU, <em>nahdliyyin</em>, stake holder dan seluruh lapisan masyarakat Pamekasan untuk bersama-sama memajukan daerah lewat peran pemuda GP Ansor.</p>
<p>&#8220;Ini adalah tanggung jawab yang besar, maka saya memohon doa dan dukungan dari para kiai serta rekan-rekan kader agar perjalanan kepengurusan ini diberikan kelancaran dan kesuksesan,” tutupnya. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/05/02/mengenal-lebih-dekat-badri-khumaini-ketua-pc-gp-ansor-pamekasan-terpilih/">Mengenal Lebih Dekat Badri Khumaini, Ketua PC GP Ansor Pamekasan Terpilih </a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2026/05/02/mengenal-lebih-dekat-badri-khumaini-ketua-pc-gp-ansor-pamekasan-terpilih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Sebatas Seremonial, Ketua DPD KNPI Pamekasan Bertekad Tuntaskan Setiap Program Kerja</title>
		<link>https://lebur.id/2026/03/11/tidak-sebatas-seremonial-ketua-dpd-knpi-pamekasan-bertekad-tuntaskan-setiap-program-kerja/</link>
					<comments>https://lebur.id/2026/03/11/tidak-sebatas-seremonial-ketua-dpd-knpi-pamekasan-bertekad-tuntaskan-setiap-program-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 16:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[DPD KNPI Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Haidar Ansori]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kepemudaan]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5538</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pamekasan, Madura, masa bakti 2025-2028 sukses menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) ke-1 di Kafe Three Five, Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, Rabu (11/3/2026). Selain rapat kerja, pengurus DPD KNPI Pamekasan juga melaksanakan buka bersama Ramadan 1447 Hijriyah. Ketua DPD KNPI Pamekasan, Haidar Ansori menegaskan bahwa pihaknya akan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/03/11/tidak-sebatas-seremonial-ketua-dpd-knpi-pamekasan-bertekad-tuntaskan-setiap-program-kerja/">Tidak Sebatas Seremonial, Ketua DPD KNPI Pamekasan Bertekad Tuntaskan Setiap Program Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAMEKASAN,</strong> <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pamekasan, Madura, masa bakti 2025-2028 sukses menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) ke-1 di Kafe Three Five, Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, Rabu (11/3/2026).</p>
<p>Selain rapat kerja, pengurus DPD KNPI Pamekasan juga melaksanakan buka bersama Ramadan 1447 Hijriyah.</p>
<p>Ketua DPD KNPI Pamekasan, Haidar Ansori menegaskan bahwa pihaknya akan menjalankan dengan tuntas berbagai program kerja yang dipaparkan oleh masing-masing departemen kepengurusan, utamanya program yang berdampak langsung pada pemuda dan masyarakat.</p>
<p>Kemudian, ia juga menekankan kepada para pengurus agar program yang diusulkan betul-betul diseriusi dan dijalankan dengan maksimal agar tidak sebatas program yang hanya selesai di meja seremonial.</p>
<p>&#8220;Tidak harus banyak program kalau pada akhirnya mandek dan kepengurusan tidak solid,&#8221; ujarnya ketika sambutan.</p>
<p>Oleh karena itu, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berharap kepada para pengurus DPD maupun dewan pengurus kecamatan (DPK) untuk berperan aktif demi suksesnya KNPI Pamekasan ke depan.</p>
<p>&#8220;Ke depan, kami berharap sinergi dan soliditas antar pengurus dan OKP (organisasi kepemudaan) terus ditingkatkan, demikian pula jajaran DPK di 13 kecamatan nanti juga akan kami berikan tanggungjawab untuk bersama-sama membesarkan KNPI di Pamekasan,&#8221; harapnya.</p>
<p>Haidar memungkasi, ke depan pihaknya juga akan intens membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dan para stake holder demi kemajuan para pemuda Kota Gerbang Salam.</p>
<p>&#8220;Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam organisasi, namun tujuan kita tetap sama, yaitu memajukan pemuda dan membangun Kabupaten Pamekasan yang lebih baik,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Pada Rakerda tersebut, terdapat sejumlah program kerja yang dipaparkan oleh para pengurus dari setiap bidang dan departemen. Mulai dari program di sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga kebijakan publik. <strong>(lum)</strong><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260311_234803_269.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/03/11/tidak-sebatas-seremonial-ketua-dpd-knpi-pamekasan-bertekad-tuntaskan-setiap-program-kerja/">Tidak Sebatas Seremonial, Ketua DPD KNPI Pamekasan Bertekad Tuntaskan Setiap Program Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2026/03/11/tidak-sebatas-seremonial-ketua-dpd-knpi-pamekasan-bertekad-tuntaskan-setiap-program-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikan Orasi Kebangsaan, Mahfud MD Ajak Pejabat Pemkab Pamekasan Syukuri Kemerdekaan Indonesia</title>
		<link>https://lebur.id/2026/01/05/berikan-orasi-kebangsaan-mahfud-md-ajak-pejabat-pemkab-pamekasan-syukuri-kemerdekaan-indonesia/</link>
					<comments>https://lebur.id/2026/01/05/berikan-orasi-kebangsaan-mahfud-md-ajak-pejabat-pemkab-pamekasan-syukuri-kemerdekaan-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 08:23:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahfud MD]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Polhukam RI]]></category>
		<category><![CDATA[Orasi Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[PEMKAB PAMEKASAN]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Reformasi Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5578</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima kunjungan Anggota Tim Reformasi Polri, Mahfud MD di Pringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (5/1/2026). Mantan Menteri Koordinator (Menko) Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI ini disambut langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, dan sejumlah pimpinan Organisasi Peringkat Daerah (OPD) setempat. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/01/05/berikan-orasi-kebangsaan-mahfud-md-ajak-pejabat-pemkab-pamekasan-syukuri-kemerdekaan-indonesia/">Berikan Orasi Kebangsaan, Mahfud MD Ajak Pejabat Pemkab Pamekasan Syukuri Kemerdekaan Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAMEKASAN,</strong> <em><strong>Lebur.id</strong></em> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima kunjungan Anggota Tim Reformasi Polri, Mahfud MD di Pringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (5/1/2026).</p>
<p>Mantan Menteri Koordinator (Menko) Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) RI ini disambut langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, dan sejumlah pimpinan Organisasi Peringkat Daerah (OPD) setempat.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, politisi senior asal Madura ini juga didapuk untuk memberikan orasi kebangsaan kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.</p>
<p>&#8220;Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menghaturkan selamat datang dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada bapak Prof. Mahfud MD di Kabupaten Pamekasan,&#8221; ungkap Bupati Kholilurrahman saat memberikan sambutan.</p>
<p>Dia menyampaikan, progres pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur di daerahnya berkembang pesat. Menurutnya, keberadaan jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) tidak sebatas media penghubung antar daerah, tapi menjadi jembatan perekonomian di Madura, khususnya Pamekasan.</p>
<p>&#8220;Perlu kami laporkan Bapak, Pamekasan dari tahun ke tahun dan dari bulan ke bulan akan semakin baik Bapak, amanah yang diberikan kepada kami insyaAllah dapat berjalan dengan baik. Alhamdulillah juga, laporan dari BPS penurunan angka kemiskinan hampir satu digit,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Mahfud MD dalam orasinya mengajak masyarakat agar senantiasa mensyukuri anugerah kemerdekaan Indonesia. Ia menilai, bangsa Indonesia mengalami kemajuan yang sangat luar biasa dibandingkan dengan puluhan tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Indonesia ini maju, luar biasa. Kalau ada masalah-masalah, seperti permasalahan keadilan, hukum dan lain lain. Itu biasa dan evaluasi bersama, tetapi mari kita syukuri kemajuan ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dikatakan, berkurangnya angka kemiskinan merupakan dampak dari kemajuan Indonesia. Dari awal kemerdekaan Indonesia angka kemiskinan terus turun, terbaru angka kemiskinan berkisar 8 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.</p>
<p>&#8220;Bahwa majunya lambat, karena yang diurus banyak. Indonesia ini besar terdiri dari berbagai ras suku bangsa, Afganistan hanya satu bangsa tapi perang terus, Amerika hanya punya daratan, australia hanya daratan, Indonesia pulaunya besar, daratannya luas, bangsanya besar, tetapi tetap bersatu. Ini keajaiban dan anugerah Allah yang perlu kita syukuri,&#8221; tutupnya. <strong>(lum)</strong><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260412_123729_288.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2026/01/05/berikan-orasi-kebangsaan-mahfud-md-ajak-pejabat-pemkab-pamekasan-syukuri-kemerdekaan-indonesia/">Berikan Orasi Kebangsaan, Mahfud MD Ajak Pejabat Pemkab Pamekasan Syukuri Kemerdekaan Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2026/01/05/berikan-orasi-kebangsaan-mahfud-md-ajak-pejabat-pemkab-pamekasan-syukuri-kemerdekaan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinilai Sukses Tingkatkan Kualitas Tembakau Madura, Andi Ali Syahbana Raih Penghargaan Madura Award 2025</title>
		<link>https://lebur.id/2025/12/30/dinilai-sukses-tingkatkan-kualitas-tembakau-madura-andi-ali-syahbana-raih-penghargaan-madura-award-2025/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/12/30/dinilai-sukses-tingkatkan-kualitas-tembakau-madura-andi-ali-syahbana-raih-penghargaan-madura-award-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 07:26:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Ali Syahbana]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[berita madura terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Award 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau Madura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5424</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Andi Ali Syahbana, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menorehkan prestasi membanggakan. Dengan usianya yang masih muda, Andi dianugerahi gelar ASN Berprestasi dalam Bidang Peningkatan Kualitas Tembakau pada ajang Madura Award tahun 2025 di Hotel Azana Style Pamekasan, Senin (29/12/2025) malam. Anugerah tersebut menjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/12/30/dinilai-sukses-tingkatkan-kualitas-tembakau-madura-andi-ali-syahbana-raih-penghargaan-madura-award-2025/">Dinilai Sukses Tingkatkan Kualitas Tembakau Madura, Andi Ali Syahbana Raih Penghargaan Madura Award 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAMEKASAN, <em>Lebur.id</em></strong> &#8211; Andi Ali Syahbana, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menorehkan prestasi membanggakan.</p>
<p>Dengan usianya yang masih muda, Andi dianugerahi gelar ASN Berprestasi dalam Bidang Peningkatan Kualitas Tembakau pada ajang Madura Award tahun 2025 di Hotel Azana Style Pamekasan, Senin (29/12/2025) malam.</p>
<p>Anugerah tersebut menjadi bukti dari kontribusi nyata ASN yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Produksi pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan ini dalam mendorong peningkatan taraf pertanian di Pamekasan, utamanya petani tembakau.</p>
<p>Andi mengaku bersyukur atas diraihnya penghargaan tersebut. Menurutnya, prestasi itu bukan capaian pribadi, namun hasil kerja kolektif di DKPP dalam meningkatkan kualitas tembakau demi kesejahteraan petani di daerahnya.</p>
<p>Mulai dari pendampingan teknis kepada petani, penguatan tata kelola produksi, hingga upaya menjaga mutu tembakau agar memiliki daya saing tinggi.</p>
<p>“Penghargaan ini saya persembahkan untuk para petani tembakau Pamekasan serta seluruh tim DKPP yang selama ini bekerja bersama di lapangan,&#8221; ujar pria yang baru saja merayakan ulang tahun yang ke-32 ini.</p>
<p>ASN yang juga dikenal sebagai penggerak sekaligus Ketua Majelis Sholawat Tangga Seribu itu mengatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemantik semangat bagi dirinya maupun ASN Pemkab Pamekasan yang lain agar terus inovatif dalam mengabdi.</p>
<p>“Ini akan menjadi motivasi bagi saya dan seluruh tim untuk terus berinovasi serta memperkuat peran sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau, sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Pamekasan,” tegasnya.</p>
<p>Ajang Madura Award 2025 merupakan agenda tahunan yang digelar Jawa Pos Radar Madura sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, institusi, maupun ASN yang dinilai berprestasi serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Pulau Madura. <strong>(lum)</strong><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_251230_184848_134.sdocx--></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/12/30/dinilai-sukses-tingkatkan-kualitas-tembakau-madura-andi-ali-syahbana-raih-penghargaan-madura-award-2025/">Dinilai Sukses Tingkatkan Kualitas Tembakau Madura, Andi Ali Syahbana Raih Penghargaan Madura Award 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/12/30/dinilai-sukses-tingkatkan-kualitas-tembakau-madura-andi-ali-syahbana-raih-penghargaan-madura-award-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi, Prengki Wirananda: dari Mimpi ke Perjuangan</title>
		<link>https://lebur.id/2025/12/04/launching-buku-merajut-mimpi-madura-provinsi-prengki-wirananda-dari-mimpi-ke-perjuangan/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/12/04/launching-buku-merajut-mimpi-madura-provinsi-prengki-wirananda-dari-mimpi-ke-perjuangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 12:10:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berita madura terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Launching Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Madura Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Prengki Wirananda]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Garam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5370</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id – Gagasan Madura provinsi kembali bergelora. Seorang penulis sekaligus aktivis muda asal Pamekasan, Prengki Wirananda membuat ide tersebut kembali bergairah lewat launching bukunya yang berjudul &#8216;Merajut Mimpi, Madura Provinsi&#8217; di Ballroom Hotel Azana Style Pamekasan, Kamis (4/12/2025). Prengki mengatakan, buku tersebut hadir sebagai catatan sejarah sekaligus membakar api semangat perjuangan panjang para tokoh, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/12/04/launching-buku-merajut-mimpi-madura-provinsi-prengki-wirananda-dari-mimpi-ke-perjuangan/">Launching Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi, Prengki Wirananda: dari Mimpi ke Perjuangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PAMEKASAN</strong><em><strong>, Lebur.id</strong></em> – Gagasan Madura provinsi kembali bergelora. Seorang penulis sekaligus aktivis muda asal Pamekasan, Prengki Wirananda membuat ide tersebut kembali bergairah lewat launching bukunya yang berjudul <em>&#8216;Merajut Mimpi, Madura Provinsi&#8217;</em> di Ballroom Hotel Azana Style Pamekasan, Kamis (4/12/2025).</p>
<p dir="ltr">Prengki mengatakan, buku tersebut hadir sebagai catatan sejarah sekaligus membakar api semangat perjuangan panjang para tokoh, ulama, dan pemuda Madura dalam memperjuangkan kemandirian Madura sebagai daerah otonomi baru yang muncul sejak era 1990-an.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Buku ini bukan sekadar karya literasi. Namun juga merupakan dokumentasi perjuangan yang selama ini nyaris luput dari perhatian publik,&#8221; ujarnya ketika memberi sambutan.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, mimpi Madura menjadi sebuah provinsi bukan sebatas wacana kosong. Akan tetapi lahir dari kegelisahan panjang para pejuang daerah yang ingin melihat Madura yang lebih mandiri dan berdaulat.</p>
<p dir="ltr">“Perjuangan Madura menjadi provinsi ini sudah berjalan puluhan tahun. Banyak tokoh, ulama, dan pemuda yang bergerak dalam senyap. Buku ini saya tulis agar sejarah itu tidak hilang, sekaligus menjadi penyemangat bagi generasi hari ini,” kata Prengki.</p>
<p dir="ltr">Dalam buku tersebut, pengurus PW GP Ansor Jawa Timur itu juga memaparkan potensi kekayaan alam yang dimiliki Pulau Garam. Mulai dari sektor pertanian, kelautan, minyak dan gas bumi (migas), hingga sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.</p>
<p dir="ltr">“Kalau Madura berdiri sebagai provinsi sendiri, saya yakin manfaatnya jauh lebih besar. Akses pembangunan akan lebih cepat, kebijakan lebih berpihak pada kebutuhan lokal, dan kesejahteraan masyarakat bisa lebih merata,” tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Dalam buku perdananya ini, Prengki juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang masih kerap dirasakan masyarakat Madura. Ia menilai, status sebagai daerah yang hingga kini masih berada dalam Provinsi Jawa Timur membuat perhatian sektor pembangunan jadi kurang maksimal.</p>
<p dir="ltr">Ke depan, ia berharap spirit perjuangan Madura provinsi tidak hanya berhenti di ruang diskusi, tetapi dapat mengalir kepada seluruh elemen masyarakat, para tokoh, akademisi, hingga generasi muda.</p>
<p dir="ltr">Kendati demikian, ia mengakui bahwa masih banyak kendala dalam mewujudkannya, baik secara politik, regulasi, maupun kematangan sumber daya. Namun, ia tetap optimis selama masih ada kesadaran kolektif dan semangat kebersamaan, maka mimpi Madura menjadi provinsi suatu saat akan terwujud.</p>
<p dir="ltr">“Saya ingin anak-anak muda Madura tahu bahwa mimpi ini pernah diperjuangkan oleh para pendahulu kita. Mungkin tidak hari ini atau besok, tetapi saya yakin Madura akan sampai pada titik itu. Buku ini hanya satu ikhtiar kecil untuk merajut kembali mimpi besar itu,” pungkasnya. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/12/04/launching-buku-merajut-mimpi-madura-provinsi-prengki-wirananda-dari-mimpi-ke-perjuangan/">Launching Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi, Prengki Wirananda: dari Mimpi ke Perjuangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/12/04/launching-buku-merajut-mimpi-madura-provinsi-prengki-wirananda-dari-mimpi-ke-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Penghargaan AHY dari NTU Singapura, MACI Pamekasan: Inspirasi Generasi Muda</title>
		<link>https://lebur.id/2025/11/22/apresiasi-penghargaan-ahy-dari-ntu-singapura-maci-pamekasan-inspirasi-generasi-muda/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/11/22/apresiasi-penghargaan-ahy-dari-ntu-singapura-maci-pamekasan-inspirasi-generasi-muda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 12:34:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[MACI Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur RI]]></category>
		<category><![CDATA[Nanyang Distinguished Alumni Award 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Nanyang Technological University]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5310</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengapresiasi anugerah Nanyang Distinguished Alumni Award 2025 kepada Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Penghargaan tersebut diberikan oleh Nanyang Technological University (NTU) kepada AHY pada Jum&#8217;at (21/11/2025) di Singapura. Sebab, putra mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/22/apresiasi-penghargaan-ahy-dari-ntu-singapura-maci-pamekasan-inspirasi-generasi-muda/">Apresiasi Penghargaan AHY dari NTU Singapura, MACI Pamekasan: Inspirasi Generasi Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PAMEKASAN</strong>, <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengapresiasi anugerah Nanyang Distinguished Alumni Award 2025 kepada Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).</p>
<p dir="ltr">Penghargaan tersebut diberikan oleh Nanyang Technological University (NTU) kepada AHY pada Jum&#8217;at (21/11/2025) di Singapura. Sebab, putra mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dinilai mengharumkan almameter NTU dengan kontribusi besarnya terhadap kemajuan bangsa dan komunitas global.</p>
<p dir="ltr">Ketua MACI Pamekasan, Mulyadi Izhaq menyebut bahwa penganugerahan tersebut sangat selaras dengan kinerja AHY yang dinilai konsisten menunjukkan dedikasi bagi pembangunan nasional.</p>
<p dir="ltr">“Ini penghargaan kesekian kalinya untuk Bapak Menko AHY dan memang layak diberikan. Beliau terus hadir dengan ide terbaik untuk pembangunan bangsa,” ungkapnya, Sabtu (22/11/2025).</p>
<p dir="ltr">“Kita tahu bahwa Bapak Menko AHY memberikan inspirasi luar biasa kepada anak-anak muda Indonesia. Ini menjadi penyemangat awal bagi generasi milenial dan gen Z untuk terus bergerak, berkarya, dan berdampak bagi pembangunan bangsa,” sambungnya.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, AHY dinilai berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam bidang pertahanan, pelayanan publik, dan pembangunan nasional.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan, dalam perannya sebagai Menko, AHY dapat memimpin berbagai agenda strategis dalam memperkuat infrastruktur nasional serta mempercepat pembangunan wilayah. Upaya tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kualitas layanan publik dan akses pembangunan merata di berbagai daerah di tanah air.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selain kiprah di pemerintahan, Pak Menko juga aktif mengembangkan skill kepemimpinan generasi muda melalui The Yudhoyono Institute, serta inisiatif sosial lain dalam memperkuat tatanan sosial dan pemberdayaan masyarakat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Bagi MACI Pamekasan, penghargaan internasional yang diterima AHY tidak hanya membanggakan, tetapi juga menyalakan semangat baru dalam upaya pembangunan di daerah. Selain itu, penghargaan itu kembali menegaskan kiprah AHY tidak hanya tokoh nasional, namun juga sebagai inspirasi bagi pembangunan Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, AHY merasa bersyukur dan berterima kasih kepada NTU atas penghargaan ini. Ia menuturkan bahwa pengalaman akademisnya selama menimba ilmu di kampus NTU menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya.</p>
<p dir="ltr">“Penganugerahan Nanyang Distinguished Alumni Award merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi saya. NTU mengajarkan saya berpikir kritis, strategis, dan melihat kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas,” ujarnya, Jum&#8217;at (21/11/2025).</p>
<p dir="ltr">Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu menambahkan, pendekatan kepemimpinan dan bimbingan dalam menjalankan tanggung jawab publik yang ia pelajari di NTU berorientasi pada karirnya di masa depan.</p>
<p dir="ltr">“Sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Di sisi lain, Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, menyampaikan bahwa para penerima penghargaan tahun ini mencerminkan kualitas lulusan NTU yang mampu menggabungkan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.</p>
<p dir="ltr">“Kiprah mereka dalam meraih keunggulan, memimpin perubahan, dan berkontribusi bagi masyarakat menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika NTU,” ujarnya, Jum&#8217;at (21/11/2025). <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/22/apresiasi-penghargaan-ahy-dari-ntu-singapura-maci-pamekasan-inspirasi-generasi-muda/">Apresiasi Penghargaan AHY dari NTU Singapura, MACI Pamekasan: Inspirasi Generasi Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/11/22/apresiasi-penghargaan-ahy-dari-ntu-singapura-maci-pamekasan-inspirasi-generasi-muda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPC PKB Pamekasan Tasyakuran Atas Gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah</title>
		<link>https://lebur.id/2025/11/13/dpc-pkb-pamekasan-tasyakuran-atas-gelar-pahlawan-nasional-kepada-gus-dur-syaikhona-kholil-dan-marsinah/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/11/13/dpc-pkb-pamekasan-tasyakuran-atas-gelar-pahlawan-nasional-kepada-gus-dur-syaikhona-kholil-dan-marsinah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 02:46:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Dur]]></category>
		<category><![CDATA[Marsinah]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PKB Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Syaikhona Kholil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5231</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar sarasehan dan tasyakuran di gedung Graha Gus Dur kantor DPC setempat, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Rabu (12/11/2025). Acara tasyakuran itu merupakab wujud rasa syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional oleh Presiden RI, Prabowo Subianto kepada para tokoh bangsa, seperti KH. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/13/dpc-pkb-pamekasan-tasyakuran-atas-gelar-pahlawan-nasional-kepada-gus-dur-syaikhona-kholil-dan-marsinah/">DPC PKB Pamekasan Tasyakuran Atas Gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PAMEKASAN</strong>, <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar sarasehan dan tasyakuran di gedung Graha Gus Dur kantor DPC setempat, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Rabu (12/11/2025).</p>
<p dir="ltr">Acara tasyakuran itu merupakab wujud rasa syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional oleh Presiden RI, Prabowo Subianto kepada para tokoh bangsa, seperti KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Syaikhona Muhammad Kholil, dan Marsinah.</p>
<p dir="ltr">“Tiga tokoh ini memang sejak awal diusulkan oleh DPW PKB, sehingga kebahagian akhirnya gelar tersebut dianugerahkan,” ujar Ketua DPC PKB Pamekasan, KH. Ali Wafa Subki, Rabu (12/11/2025) malam.</p>
<p dir="ltr">Menurut Ra Ali, sapaannya, peran tiga tokoh tersebut begitu sentral terhadap kemajuan peradaban negara dan masa depan generasi penerus bangsa.</p>
<p dir="ltr">“Seperti Gus Dur, beliau tokoh bangsa, ulama dan secara konsisten menegakkan nilai-nilai demokrasi serta membela kelompok minoritas, sehingga patut menerima gelar tersebut,” terangnya.</p>
<p dir="ltr">Ia melanjutkan, sosok Gus Dur juga dikenal sebagai tokoh yang getol menyuarakan toleransi dan pluralisme. Selain itu, Presiden RI ke-4 ini juga merupakan tokoh pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).</p>
<p dir="ltr">Kemudian, Syaikhona Muhammad Kholil dikenal sebagai ulama besar yang sukses melahirkan sejumlah tokoh besar di tanah air. Sebut saja, KH. Hasyim Asy&#8217;ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH. Abdul Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri, KHR. As&#8217;ad Syamsul Arifin, serta ulama besar lainnya.</p>
<p dir="ltr">“Sementara sosok Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh yang gigih memperjuangkan hak-hak para buruh sehingga dinilai sebagai simbol keberanian, moral dan perjuangan Hak Asasi Manusia (HAM),” jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan, Moh. Faridi, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas penganugerahan gelar pahlawan kepada tiga tokoh tersebut.</p>
<p dir="ltr">“Semoga kita mampu melanjutkan perjuangan tiga sosok hebat ini sehingga bisa berdampak positif bagi bangsa dan negara,” tutupnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Presiden Prabowo memberikan anugerah pahlawan kepada 10 tokoh nasional bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, 10 November, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).</p>
<p dir="ltr">Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 November 2025.</p>
<p dir="ltr">Adapun 10 tokoh tersebut yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jawa Timur,  Jenderal Besar TNI Soeharto, Jawa Tengah, Marsinah, Jawa Timur, Mochtar Kusumaatmadja, Jawa Barat, Hj Rahma El Yunusiyyah, Sumatera Barat, Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Jawa Tengah.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya, Sultan Muhammad Salahuddin, Nusa Tenggara Barat, Syaikhona Muhammad Kholil, Jawa Timur, Tuan Rondahaim Saragih, Sumatera Utara, serta Zainal Abidin Syah, Maluku Utara. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/13/dpc-pkb-pamekasan-tasyakuran-atas-gelar-pahlawan-nasional-kepada-gus-dur-syaikhona-kholil-dan-marsinah/">DPC PKB Pamekasan Tasyakuran Atas Gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur, Syaikhona Kholil, dan Marsinah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/11/13/dpc-pkb-pamekasan-tasyakuran-atas-gelar-pahlawan-nasional-kepada-gus-dur-syaikhona-kholil-dan-marsinah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nur Faizin Beri Tiga Alasan Logis Kenapa Gus Dur Layak Bergelar Pahlawan Nasional</title>
		<link>https://lebur.id/2025/11/12/nur-faizin-beri-tiga-alasan-logis-kenapa-gus-dur-layak-bergelar-pahlawan-nasional/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/11/12/nur-faizin-beri-tiga-alasan-logis-kenapa-gus-dur-layak-bergelar-pahlawan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 11:21:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jawa Timur Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Dur]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Faizin]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5226</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA, Lebur.id &#8211; Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur, Nur Faizin, menyebut ada tiga alasan logis dibalik penganugerahan Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid, menjadi pahlawan nasional. Menurut Nur Faizin, alasan pertama Gus Dur merupakan sosok yang menggambarkan simbol keberanian moral. Dikatakan, saat menjabat Presiden RI, Gus Dur begitu berapi-api dalam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/12/nur-faizin-beri-tiga-alasan-logis-kenapa-gus-dur-layak-bergelar-pahlawan-nasional/">Nur Faizin Beri Tiga Alasan Logis Kenapa Gus Dur Layak Bergelar Pahlawan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SURABAYA</strong>, <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur, Nur Faizin, menyebut ada tiga alasan logis dibalik penganugerahan Presiden ke-4 Republik Indonesia, KH Abdurrahman Wahid, menjadi pahlawan nasional.</p>
<p dir="ltr">Menurut Nur Faizin, alasan pertama Gus Dur merupakan sosok yang menggambarkan simbol keberanian moral. Dikatakan, saat menjabat Presiden RI, Gus Dur begitu berapi-api dalam menyuarakan pluralisme dan kemanusiaan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Gus Dur saat itu menerbitkan Keppres (Keputusan Presiden) Nomor 6 Tahun 2000 yang mencabut Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 14 Tahun 1967 tentang agama,  kepercayaan, dan adat istiadat Cina,&#8221; jelasnya, Rabu (12/11/2025).</p>
<p dir="ltr">Kedua yakni penguatan demokrasi Indonesia. Nur Faizin menilai Gus Dur berperan besar dalam meletakkan dasar-dasar demokrasi yang kuat di Indonesia. Terbukti dengan terbitnya ketetapan (Tap) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Nomor VI/MPR/2000 tentang pemisahan TNI dan Polri, dan Tap MPR Nomor VII/MPR/2000 tentang peran TNI dan Polri.</p>
<p dir="ltr">Melalui dua Tap MPR ini, Gus Dur menghapus dwifungsi ABRI yang otomatis melepaskan unsur militer dari politik praktis. Serta memisahkan Polri dari struktur militer, dan ditempatkan di bawah koordinasi presiden langsung di bawah naungan Departemen Pertahanan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ketiga yaitu perjuangan politik dan pendidikan Islam. Kita tidak bisa meragukan lagi kapasitas keilmuan Gus Dur. Beliau merupakan ulama dan cendekiawan yang produktif menghasilkan berbagai karya tulis tentang dunia Islam, pesantren, negara, dan demokrasi,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">Mas Jen mengungkapkan, diantara kontribusi terbesar Gus Dur tentang pesantren yakni keberhasilannya membangun image dan mengedukasi bahwa dunia pesantren sangat terbuka terhadap semua pemikiran, namun tetap berlandaskan pemikiran keislaman. Hebatnya, peran tersebut dilakukan Gus Dur sejak sebelum menjabat Presiden RI.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan anugerah pahlawan nasional kepada Gus Dur,&#8221; tutupnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Presiden Prabowo memberikan anugerah pahlawan kepada 10 tokoh nasional bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, 10 November, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).</p>
<p dir="ltr">Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 November 2025.</p>
<p dir="ltr">Adapun 10 tokoh tersebut yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jawa Timur,  Jenderal Besar TNI Soeharto, Jawa Tengah, Marsinah, Jawa Timur, Mochtar Kusumaatmadja, Jawa Barat, Hj Rahma El Yunusiyyah, Sumatera Barat, Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Jawa Tengah.</p>
<p dir="ltr">Kemudian, Sultan Muhammad Salahuddin, Nusa Tenggara Barat, Syaikhona Muhammad Kholil, Jawa Timur, Tuan Rondahaim Saragih, Sumatera Utara, serta Zainal Abisin Syah, Maluku Utara. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/12/nur-faizin-beri-tiga-alasan-logis-kenapa-gus-dur-layak-bergelar-pahlawan-nasional/">Nur Faizin Beri Tiga Alasan Logis Kenapa Gus Dur Layak Bergelar Pahlawan Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/11/12/nur-faizin-beri-tiga-alasan-logis-kenapa-gus-dur-layak-bergelar-pahlawan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upacara Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan, Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal</title>
		<link>https://lebur.id/2025/11/03/upacara-hari-jadi-ke-495-kabupaten-pamekasan-bupati-ajak-masyarakat-lestarikan-budaya-lokal/</link>
					<comments>https://lebur.id/2025/11/03/upacara-hari-jadi-ke-495-kabupaten-pamekasan-bupati-ajak-masyarakat-lestarikan-budaya-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 03:35:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[budaya madura]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi ke-495 Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[KH Kholilurrahman]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara Harjad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=5182</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, Lebur.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sukses menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (3/11/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, didampingi Wakil Bupati, Sukriyanto, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD, camat, serta para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/03/upacara-hari-jadi-ke-495-kabupaten-pamekasan-bupati-ajak-masyarakat-lestarikan-budaya-lokal/">Upacara Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan, Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>PAMEKASAN</strong>, <strong><em>Lebur.id</em></strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sukses menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (3/11/2026).</p>
<p dir="ltr">Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, didampingi Wakil Bupati, Sukriyanto, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD, camat, serta para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, upacara tahunan ini berlangsung dengan menggunakan Bahasa Madura serta pakaian bangsawan Madura.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Peringatan Hari Jadi menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah dan melestarikan budaya lokal,&#8221; kata Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, saat diwawancara awak media usai upacara.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, peringatan hari jadi merupakan ajakan untuk memahami sejarah Pamekasan, bukan sekadar seremonial belaka tanpa tujuan yang jelas. Oleh karena itu, ia berharap semua pihak untuk mengambil pelajaran atas pelaksanaan tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Hari Jadi ini mengingatkan kita agar tidak melupakan sejarah. Di dalamnya ada banyak pelajaran yang bisa menjadi panduan bagi masa depan kita,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Kiai Kholil melanjutkan, penggunaan bahasa Madura dalam upacara hari jadi ini lantaran bahasa memiliki peran strategis dalam menjaga jati diri masyarakat. Apalagi, Pamekasan saat ini mendapat apresiasi dari pemerintah pusat karena konsisten melestarikan bahasa daerah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pamekasan masuk salah satu dari sepuluh daerah di Indonesia yang mendapat apresiasi itu. Bahasa Madura adalah bagian dari identitas kita. Jika bahasa ini ditinggalkan, perlahan identitas itu juga akan hilang,&#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">Ia berharap, masyarakat tidak menghilangkan karakter budaya daerahnya di tengah perkembangan zaman. Karena local wisdom itu menjadi salah satu kekuatan daerah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Bahasa dan budaya adalah fondasi peradaban yang harus kita rawat. Kami berharap, ayo kita rawat bersama,&#8221; tutupnya. <strong>(lum)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2025/11/03/upacara-hari-jadi-ke-495-kabupaten-pamekasan-bupati-ajak-masyarakat-lestarikan-budaya-lokal/">Upacara Hari Jadi ke-495 Kabupaten Pamekasan, Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2025/11/03/upacara-hari-jadi-ke-495-kabupaten-pamekasan-bupati-ajak-masyarakat-lestarikan-budaya-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
