PAMEKASAN, Lebur.id – Sebanyak 1.384 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, resmi diberangkatkan dari Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan, Minggu (10/5/2026).
Para tamu Allah dari Kota Gerbang Salam ini terbagi atas empat kelompok terbang (kloter), masing-masing-masing yakni kloter 73 yang berangkat pukul 03.30 WIB, kloter 74 berangkat pukul 09.30 WIB, kloter 75 berangkat pukul 10.30 WIB, serta kloter 76 berangkat pukul 13.00 WIB.
Adapun dalam proses pemberangkatan, kloter 73 dilepas oleh Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, kloter 74 dan 75 dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurachman, sementara kloter 76 dilepas oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman.
Bupati Kholilurrahman berpesan kepada para jemaah agar senantiasa menjaga akhlak selama di tanah suci. Kemudian juga meniatkan setiap ibadah dan aktivitas ikhlas karena Allah. Sebab kesempatan menunaikan rukun Islam nomor lima itu merupakan impian setiap muslim yang tidak semua bisa meraihnya.
“Tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang beretika, gunakan akhlak, jangan meniru orang orang yang memang berangkat tidak menjaga akhlak. Saya juga berharap layanan kepada jemaah haji bisa sempurna,” katanya ketika memberikan sambutan.
Sementara, Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto berharap agar para jemaah calon haji dapat menjaga kesehatan dan dapat beradaptasi dengan cuaca yang berbeda dengan Indonesia. Sehingga bisa menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar tanpa rintangan apapun.
“Doa bapak/ibu sekarang doanya sudah dikabulkan oleh Allah. Oleh karena itu, selama berada di tanah suci maksimalkan untuk ibadah, bukan karena alasanya duniawi,” pesannya.
“Pastikan kesehatan tetap dijaga agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik dan lancar. Ikuti arahan ketua kloter dan tim kesehatan demi keselamatan bersama,” lanjutnya.
Di sisi lain, Sekda Pamekasan, Taufikurrahman meminta para jemaah calon haji agar tetap mengikuti arahan dan bimbingan dari ketua kloter agar semua rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat mabrur.
“Ikuti arahan ketua kloter dan tim kesehatan demi keselamatan bersama, dan di tempat tempat mustajab nanti doakan daerah kita, khususnya Kabupaten Pamekasan agar senantiasa aman dan masyarakatnya sejahtera,” pintanya.
Pantauan di lapangan, pemberangkatan masing-masing kloter JCH juga dihadiri juga oleh forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan, Abdul Halim, serta sejumlah pihak terkait lainnya. (lum)
Berikan Balasan