PAMEKASAN, Lebur.id – Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, pada Senin sore (13/10/2025), sekitar jam 15.30 WIB. Peristiwa itu mengakibatkan puluhan bangunan warga Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, mengalami kerusakan.
Berdasarkan data BPBD Pamekasan, terdapat sekitar 21 bangunan milik warga di 5 dusun di Desa Palengaan laok yang rusak. Mulai dari rumah, dapur, tempat usaha, kamar mandi, bahkan sebuah musala.
Adapun rinciannya, lokasi pertama di Dusun Glugur 2, bangunan tempat usaha milik Hoirul Anwar, rusak ringan berupa 6 lembar atap galvalum.
Lokasi dua di Dusun Jati Jajar, dapur milik Nawawi mengalami rusak ringan, 8 lembar asbes rusak. Kemudian dapur milik Musdari yang juga rusak ringan, 4 asbes.
Berikutnya, lokasi tiga Dusun Tek Klampok 2, kamar mandi milik Syafi’e rusak ringan, asbes 3 lembar. Kemudian rumah milik Mohtar mengalami rusak ringan, 100 genteng. Dapur milik Sai’mah, rusak ringan 4 asbes. Rumah milik Mat Badri, rusak ringan 150 genteng. Rumah milik Jumlah, rusak ringan 5 asbes. Rumah milik Aminullah, rusak ringan bagian atap 10 asbes. Serta musala ukuran 5×7 meter milik Muhaji mengalami rusak berat.
Lokasi selanjutnya di Dusun Naga Sari, rumah milik Fitri, rusak ringan bagian atap 10 asbes. Runah milik Sukron, rusak ringan bagian atap 4 asbes. Kamar mandi milik Mohammad Halil, rusak ringan 3 asbes. Dapur milik Fathor, rusak ringan 4 asbes. Dapur milik Idris Sardi, rusak ringan 6 lembar asbes. Tempat usaha milik Chosina, rusak berat ambruk. Serta dapur ukuran 4×6 meter milik Hadori, rusak berat ambruk.
Kemudian, lokasi lima di Dusun Prapatan 1, dapur milik Abd Qodir, rusak ringan 30 lembar asbes. Rumah milik Muhdi, rusak ringan 100 genteng. Rumah Hasiruddin, rusak ringan bagian kamar 50 genteng. Dan tempat usaha milik Mugelang, rusak ringan 11 lembar galvalum.
Tidak hanya itu, enam orang warga juga dilaporkan mengalami luka-luka, satu di antaranya bahkan mengalami patah tulang.
Masing-masing yakni Moh. Haji, luka di bagian kepala. Yuliati, mengalami memar. Mukhtar Rosi menderita luka ringan di bagian tangan, Hotimah, luka di lutut dan harus menjalani jahitan sebanyak tiga kali. Selanjutnya, Moh. Munir, menderita patah tulang, dan Isarotul, mengalami memar.
Dikatakan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat desa setempat langsung bergerak cepat mengevakuasi warga dan membantu membersihkan puing-puing bangunan yang roboh.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan aparat desa untuk memantau kondisi cuaca dan kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya, Senin (14/10/2025).
Ia melanjutkan, hingga Senin malam, tim gabungan masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan jumlah pasti data kerusakan dan korban akibat peristiwa tersebut. (lum)
Berikan Balasan