Meriahkan Hajad ke-495, 20 Juta Batang Rokok asal Pamekasan Resmi Meluncur ke Filipina

Meriahkan Hajad ke-495, 20 Juta Batang Rokok asal Pamekasan Resmi Meluncur ke Filipina
GO INTERNASIONAL: Prosesi pelepasan ekspor 20 juta batang rokok ke Filipina, hari ini.

PAMEKASAN, Lebur.id – Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendapat kado istimewa hari jadi (Harjad) ke-495 dari salah satu perusahaan rokok asal Pamekasan, PT Empat Sekawan Mulia (ESM).

Kado tersebut yakni keberhasilan produk rokok asal Pamekasan menembus pasar internasional. Terbaru, PT Empat Sekawan Mulia bersama Pemkab Pamekasan resmi melepas ekspor 20 juta batang rokok ke Filipina di gudang induk PT ESM Pamekadan pada Kamis (27/11/2025).

Direktur PT Empat Sekawan Mulia, Haji Suhaydi mengatakan, kualitas tembakau Madura dan Lombok menjadi salah satu keunggulan produk rokok lokal dibandingkan demgan produk rokok dari tembakau impor.

“Kualitas tembakau kita jauh lebih bagus. Oriental terbaik di Indonesia itu Madura, tidak ada saingannya,” kata pria yang akrab disapa Haji Edi ini.

Ia menyebut, seluruh produk di perusahaannya menggunakan 100 persen tembakau lokal. Selain itu, PT Empat Sekawan Mulia sejauh ini telah menyerap 1.368 tenaga kerja asal Pamekasan.

Dikatakan, PT ESM telah melakukan ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara dalam dua tahun terakhir, seperti Malaysia, Filipina, dan Timor Leste. Namun, ke depan pihaknya menargetkan bisa tembus pasar Eropa, mengingat tren sigaret kretek tangan yang saat ini sedang trending di pasar Eropa, dengan nilai mencapai 34 dollar AS per bungkus.

“Tahun depan, kami menargetkan pasar Eropa, Australia, dan Afrika, saat ini dalam tahap negosiasi lanjutan,” terang Haji Edi, sapaannya.

“Potensi pasarnya sangat besar. Kami sudah tanda tangan kontrak dengan Inggris untuk pengiriman berikutnya,” lanjutnya

Ia optimis, Pamekasan bisa menjadi salah satu pusat produksi rokok ekspor di Indonesia. Tentu, harus melalui penguatan kualitas bahan baku, pengelolaan industri profesional, serta dukungan dari pihak pemerintah.

“Kami ingin Madura dikenal bukan hanya karena budaya, tapi juga karena produksi global yang berkualitas,” pungkasnya.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman mengapresiasi keberhasilan PT Empat Sekawan Mulia menembus pasar rokok internasional. Menurutnya, hal itu menunjukkan potensi ekonomi Madura yang terus tumbuh, terutama dari sektor industri hasil tembakau.

“Ini bukti warga kita mampu bersaing. Kami bangga karena 100 persen tenaga kerjanya dari Pamekasan,” ungkapnya ketika sambutan.

Kholil berharap, pemerintah pusat bisa memberi perhatian lebih dan pendampingan pada industri baru yang sedang berkembang di daerah.

“Kami berharap ada kelas cukai khusus bagi perusahaan pemula agar makin banyak industri lokal bisa tumbuh dan menembus pasar ekspor,” tutupnya. (lum)