Kunjungi Anak Penderita Angiosarcoma, Bupati Pamekasan Siap Tanggung Biaya Transportasi Selama Pengobatan

Bupati Pamekasan, KH Kholilurahman (dua dari kanan) saat berbincang bersama keluarga Anandita Safia Azzahra, Kamis (8/5/2025).

PAMEKASAN, Lebur.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, KH Kholilurrahman, mengunjungi rumah Anindita Safia Azzahra di Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Pamekasan, Kamis (8/5/2025).

Sebelumnya, anak berusia 6 tahun itu divonis menderita penyakit angiosarcoma atau kanker pembuluh darah sejak lahir, yang menyebabkan bengkak pada betis dan kaki kanan, serta tangan kanannya.

Sehingga selama pengobatan penyakit itu, Safia harus dibawa ke Surabaya seminggu sekali untuk pengobatan dan kemoterapi. Sejauh ini, menurut Robiatul Hasanah, orang tua Safia mengaku kesulitan untuk biaya transportasi dan tempat singgah selama berobat di Surabaya. Sedangkan untuk biaya pengobatan sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, mengaku bersyukur atas progres pengobatan Safia selama ini. Sebab yang awalnya penyakit tersebut sempat merambah ke dada, sekarang sudah tidak lagi.

“Saya berharap nantinya dengan tahapan-tahapan pengobatan yang akan datang, pada akhirnya bisa sembuh total,” harapnya saat ditemui di lokasi, Kamis (8/5/2025).

Kemudian, mantan Bupati Pamekasan 2008-2013 itu menyebut bahwa pihaknya secara pribadi siap menanggung biaya transportasi selama masa pengobatan Safia ke depan.

Selain itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan juga sudah menyiapkan rumah singgah di Surabaya bagi warga Pamekasan yang sedang berobat di rumah sakit di ibu kota Jawa Timur itu.

“Kita sangat perhatikan karena ananda ini perjalanannya masih panjang. Dan kita harap, nantinya cita-cita yang diinginkan bisa tercapai, katanya saya tanya tadi ingin jadi dokter,” pungkasnya.

Hadir mendampingi Bupati Pamekasan dalam kunjungan itu, Kepala Dinkes Pamekasan, Saifuddin, Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, Direktur RSUD Pamekasan, Raden Budi Santoso, Camat Pademawu, Junaidi, dan Lurah Barurambat Timur, Tidar Anugerah Haq. (lum)