<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jawa Timur Arsip - Lebur.id</title>
	<atom:link href="https://lebur.id/tag/jawa-timur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lebur.id/tag/jawa-timur/</link>
	<description>Asyik dan Mendidik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2021 04:18:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lebur.id/wp-content/uploads/2020/05/cropped-Lebur.id3_-32x32.png</url>
	<title>Jawa Timur Arsip - Lebur.id</title>
	<link>https://lebur.id/tag/jawa-timur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Genjot Vaksinasi Covid-19, Begini Strategi Bupati Pamekasan</title>
		<link>https://lebur.id/2021/08/30/genjot-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-bupati-pamekasan/</link>
					<comments>https://lebur.id/2021/08/30/genjot-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-bupati-pamekasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 04:18:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[mas tamam]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=1480</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, lebur.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur terus berupaya menekan penyebaran covid-19. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menggenjot pelaksanaan vaksinasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Marsuki menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan di berbagai lokasi. Terbaru, Bupati Pamekasan Baddtur Tamam meluncurkan tiga kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2021/08/30/genjot-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-bupati-pamekasan/">Genjot Vaksinasi Covid-19, Begini Strategi Bupati Pamekasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAMEKASAN, lebur.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur terus berupaya menekan penyebaran covid-19. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menggenjot pelaksanaan vaksinasi.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Marsuki menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan di berbagai lokasi. Terbaru, Bupati Pamekasan Baddtur Tamam meluncurkan tiga kegiatan yang berkaitan dengan pencegahan covid-19. Yakni, masjid tangguh bencana (Mastana), pasar tangguh bencana (Pastana), dan pesantren tangguh bencana (Santana).</p>
<p>“Vaksinasi untuk pengurus masjid dan lain-lainnya, itu paket dari masjid tangguh bencana (mastana). Pesantren tangguh dan pasar tangguh juga begitu,” kata Marsuki.</p>
<p>“Mereka diharapkan tangguh dalam menghadapi pandemi covid-19, supaya tangguh paling tidak meningkatkan protokol kesehatan dan daya tahan tubuh,” tambahnya.</p>
<p>Diakuinya bahwa perlu kerja keras untuk memaksimalkan vaksinasi di Pamekasan. Sebab sejauh ini masih banyak masyarakat yang belum memahami secara benar tentang pentingnya vaksinasi covid-19. Pada saat yang sama, banyak hoaks yang berseliweran terkait program vaksinasi ini sehingga masyarakat takut untuk bervaksin.</p>
<p>“Yang pasti kita tetap lakukan edukasi, tidak bosan-bosan memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Masyarakat harus tahu kalau vaksinasi itu gunanya apa,” tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, enggannya masyarakat untuk mengikuti vaksinasi covid-19 lantaran mereka tidak memahami manfaat vaksin, disamping mereka terlebih dahulu telah mengkonsumsi berita bohong dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.</p>
<p>“Mereka juga tidak memahami, akhirnya mereka menganggap tidak penting. Penyuluhan itu salah satunya kami menggunakan media sosial, karena itu sangat penting,” imbuhnya.</p>
<p>Sebelumnya, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengajak seluruh elemen masyarakat ikut serta dalam menyukseskan vaksinasi. Hal itu disampaikan saat orang nomor satu di kota Gerbang Salam ini meluncurkan program mastana di Masjid Agung Asy-Syuhada, Jumat (27/8/2021).</p>
<p>“Syukur Alhamdulillah apabila seluruh stakeholder bergandengan tangan, bergotong royong untuk mencegah penularan covid-19,” katanya.</p>
<p>“Mari perbanyak berdoa agar pandemic covid-19 ini segera berakhir,” pintanya. (isa)</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2021/08/30/genjot-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-bupati-pamekasan/">Genjot Vaksinasi Covid-19, Begini Strategi Bupati Pamekasan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2021/08/30/genjot-vaksinasi-covid-19-begini-strategi-bupati-pamekasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wow! Masih Bocah, Putri Bupati Pamekasan Sudah Bercita-Cita Jadi Pejuang</title>
		<link>https://lebur.id/2021/04/21/wow-masih-bocah-putri-bupati-pamekasan-sudah-bercita-cita-jadi-pejuang/</link>
					<comments>https://lebur.id/2021/04/21/wow-masih-bocah-putri-bupati-pamekasan-sudah-bercita-cita-jadi-pejuang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2021 16:05:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Figur]]></category>
		<category><![CDATA[anak cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[baddrut tamam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[mas tamam]]></category>
		<category><![CDATA[pkb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=1187</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, lebur.id&#8211; Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin pribahasa ini cocok disematkan kepada sosok Sayyidah Fatimah Tamam. Bagaimana tidak, walaupun masih bocah, gadis cantik putri Bupati Pamekasan Baddrut Tamam itu sudah bercita-cita ingin menjadi pejuang, persis seperti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Ikhwal soal cita-cita mulia itu diunggah di akun instagram @rabaddruttamam Rabu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2021/04/21/wow-masih-bocah-putri-bupati-pamekasan-sudah-bercita-cita-jadi-pejuang/">Wow! Masih Bocah, Putri Bupati Pamekasan Sudah Bercita-Cita Jadi Pejuang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAMEKASAN, lebur.id</strong>&#8211; <em>Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. </em>Mungkin pribahasa ini cocok disematkan kepada sosok Sayyidah Fatimah Tamam. Bagaimana tidak, walaupun masih bocah, gadis cantik putri Bupati Pamekasan Baddrut Tamam itu sudah bercita-cita ingin menjadi pejuang, persis seperti apa yang dilakukan oleh orang tuanya.</p>
<p>Ikhwal soal cita-cita mulia itu diunggah di akun instagram @rabaddruttamam Rabu malam (21/4/2021). Di platform media sosial tersebut, pemimpin muda yang akrab disapa Mas Tamam memajang foto dirinya yang sedang bermain dengan Sayyidah Fatimah. Sembari lari-lari kecil di halaman dalam pendopo Ronggosukowati Pameksan, bapak dan anak itu terlihat tertawa bahagia.</p>
<p>“Bermain dengan anak adalah hal yang menyenangkan,” demikian judul caption yang ditulis di akun @rabaddruttamam.</p>
<p>Setiap ditanya cita-citanya, lanjut Mas Tamam, Sayyidah Fatimah selalu menjawab ingin menjadi pejuang. “Kalau ditanya pejuang itu apa? Jawabannya singkat dan padat, ‘membantu orang’. Dan terus berkata horeeee mau jadi pejuang dan membantu orang,” tambahnya.</p>
<p>Mantan anggota DPRD Jawa Timur itu pun mendoakan agar kelak putrinya menjadi anak yang mulia, baik iman dan akhlaknya, serta taat kepada kedua orang tuanya. Di samping itu, Sayyidah Fatimah Tamam juga diharapkan menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan Negara.</p>
<p>“Terus bersyukur, bahagia, tersenyum dan menjadi yang terbaik ya nak. Amien,” pungkasnya.</p>
<p>Unggahan politikus PKB itu pun mendapatkan banyak respon dari netizen. Rata-rata netizen mendoakan agar cita-cita Sayyidah Fatimah Tamam terkabulkan.</p>
<p>“Amin ya robb,” tulis @ahmad_bs_80.</p>
<p>Sementara pemilik akun @achyudaprasetio menuliskan hal senada, “Amien ya robbal alamien pak.”</p>
<p>Postingan pemimpin murah senyum itu pun mendapat ratusan like. Pada 30 menit pertama, yang menyukai postingan tersebut mencapai 250 lebih. <strong>(isa) </strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2021/04/21/wow-masih-bocah-putri-bupati-pamekasan-sudah-bercita-cita-jadi-pejuang/">Wow! Masih Bocah, Putri Bupati Pamekasan Sudah Bercita-Cita Jadi Pejuang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2021/04/21/wow-masih-bocah-putri-bupati-pamekasan-sudah-bercita-cita-jadi-pejuang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkat Sentuhan Mas Tamam, Penjualan Batik Pamekasan Meningkat 10 Kali Lipat</title>
		<link>https://lebur.id/2021/03/31/berkat-sentuhan-mas-tamam-penjualan-batik-pamekasan-meningkat-10-kali-lipat/</link>
					<comments>https://lebur.id/2021/03/31/berkat-sentuhan-mas-tamam-penjualan-batik-pamekasan-meningkat-10-kali-lipat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2021 12:27:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[baddrut tamam]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[batik indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Madura]]></category>
		<category><![CDATA[batik tulis]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[mas tamam]]></category>
		<category><![CDATA[pamekasan terkini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=1136</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAMEKASAN, lebur.id&#8211; Pengusaha batik tulis asal desa Klampar, Kecamatan Proppo, H. Ahmadi bererimakasih kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Sebab berkat promosi yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu, penjualan batik miliknya naik 10 kali lipat. Omzet yang didapatnya pun otomatis meningkat drastis. Menurut Ahmadi, saat ini permintaan batik datang dari berbagai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2021/03/31/berkat-sentuhan-mas-tamam-penjualan-batik-pamekasan-meningkat-10-kali-lipat/">Berkat Sentuhan Mas Tamam, Penjualan Batik Pamekasan Meningkat 10 Kali Lipat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PAMEKASAN, <em>lebur.id</em>&#8211; Pengusaha batik tulis asal desa Klampar, Kecamatan Proppo, H. Ahmadi bererimakasih kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Sebab berkat promosi yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kota Gerbang Salam itu, penjualan batik miliknya naik 10 kali lipat. Omzet yang didapatnya pun otomatis meningkat drastis.</p>
<p>Menurut Ahmadi, saat ini permintaan batik datang dari berbagai kalangan. Baik menengah ke bawah atau pun mnengah atas. Dia juga kerap menerima pesanan dari luar daerah dengan jumlah yang tinggi.</p>
<p>“Kemarin rombongan rektor PTKIN se-Indonesia beli batik di sini,” kata Ahmadi Rabu (31/3/2021). “Ada yang dari Sulawesi, Sumatera, Jakarta dan daerah lainnya,” tambahnya.</p>
<p>Sejak awal memimpin, Mas Tamam, sapaan akrab Baddrut Tamam memang getol mempromosikan batik. Pada 100 hari kerja, dia melakukan branding batik ke seluruh mobil dinas pemkab Pamekasan. Upaya ini memecahkan rekor MURI sebagai kabupaten pertama yang melakukan branding batik terhadap kendaraan dinas.</p>
<p>Di samping itu, Mas Tamam juga kerap memakai batik. Baik dalam bentuk baju, sarung, selendang, dan aksesoris lainnya. Di tangan Mas Tamam, batik dibikin lebih keren dan tak kalah saing dengan fashion modern.</p>
<p>“Efek promosi dari Pak Bupati itu luar biasa. Promosinya Pak Bupati itu efeknya menengah ke atas yang hadir ke sini. Sangat terasa,” paparnya.</p>
<p>“Sedangkan efek sentra kami sendiri kepada pengrajin ke bawah. Otomatis semua kena efek positif,” tegasnya.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Mas Tamam mengatakan bahwa dirinya bangga dengan batik lokal Pamekasan. Pasalnya, selain punya warna dan corak yang khas, pengrajin batik Pamekasan juga berkomitmen mempertahankan kualitas. Termasuk para pengrajin juga tidak tergiur untuk beralih dari batik tulis ke batik printing. “Batik Pamekasan itu semuanya batik tulis,” ujarnya.</p>
<p>Mas Tamam juga menyampaikan bahwa salah satu kelebihan batik tulis Pamekasan yakni bisa membuat yang memakainya bisa terlihat lebih muda 10 tahun. Jika yang memakai laki-laki akan terlihat lebih tampan. Jika yang memakai perempuan akan terlihat lebih cantik. “Batik Pamekasan memang isitimewa,” tukasnya. <strong>(*/isa)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2021/03/31/berkat-sentuhan-mas-tamam-penjualan-batik-pamekasan-meningkat-10-kali-lipat/">Berkat Sentuhan Mas Tamam, Penjualan Batik Pamekasan Meningkat 10 Kali Lipat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2021/03/31/berkat-sentuhan-mas-tamam-penjualan-batik-pamekasan-meningkat-10-kali-lipat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Komoditas Pamekasan akan Dibukukan DRN</title>
		<link>https://lebur.id/2020/08/15/empat-komoditas-pamekasan-akan-dibukukan-drn/</link>
					<comments>https://lebur.id/2020/08/15/empat-komoditas-pamekasan-akan-dibukukan-drn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lebur.id]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2020 12:55:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Riset Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Riset Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Garam Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[madura]]></category>
		<category><![CDATA[PAMEKASAN]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau Madura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lebur.id/?p=716</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; PAMEKASAN, Lebur.Id&#8211; Dewan Riset Nasional (DRN) akan menerbitkan buku “Peran Strategis Inovasi untuk Meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB)”. Buku yang akan diluncurkan pada 27 Agustus 2020 itu berisikan tentang komunitas-komoditas daerah di seluruh Indonesia. Pamekasan termasuk daerah yang diminta untuk mengirimkan naskah yang sesuai dengan kebutuhan materi buku di atas. Ketua Dewan Riset Daerah [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2020/08/15/empat-komoditas-pamekasan-akan-dibukukan-drn/">Empat Komoditas Pamekasan akan Dibukukan DRN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>PAMEKASAN, <em>Lebur.Id</em>&#8211; Dewan Riset Nasional (DRN) akan menerbitkan buku “Peran Strategis Inovasi untuk Meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB)”. Buku yang akan diluncurkan pada 27 Agustus 2020 itu berisikan tentang komunitas-komoditas daerah di seluruh Indonesia. Pamekasan termasuk daerah yang diminta untuk mengirimkan naskah yang sesuai dengan kebutuhan materi buku di atas.</p>
<p>Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan Kadarisman Sastrodiwirdjo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat internal dan diskusi Sabtu (15/8/2020). Dalam rapat tersebut disepakati ada empat komoditas unggulan Pamekasan yang akan diulas dalam buku terbitan DRN. Keempat komoditas tersebut yakni, garam, tembakau, batik, dan sapi. Keempatnya dinilai mampu meningkatkan produk domestik regional bruto (PDRB) Pamekasan.</p>
<p>“Sesuai dengan pembicaraan itu, kita ingin memasukkan empat komoditas. Karena masing-masing DRD itu hanya diberi jatah dua halaman,” kata pria yang akrab disapa Pak Dadang tersebut.</p>
<p>Dijelaskan bahwa pemilihan empat komoditas itu berdasarkan hasil diskusi antara dirinya dengan anggota DRD Pamekasan. Dia mencontohkan, sapi Madura dipilih karena memiliki banyak keunggulan. Sapi Madura lebih tahan cuaca panas dan kering, mudah beradaptasi dan lebih tahan penyakit. Di samping itu, sapi juga menjadi status simbol, memiliki nilai investasi, alat produksi, sumber pangan dan mempunyai fungsi rekreasi.</p>
<p>Sedangkan tembakau merupakan tanaman primadona warga Madura, termasuk Pamekasan. Konon tembakau dilabeli sebagai daun emas karena harganya yang cukup tinggi. Sampai sekarang tata niaga tembakau juga dapat menyerap tenaga kerja yang tinggi, punya nilai investasi, dan menjadi sumber pendapatan warga.</p>
<p>Adapun garam, lanjut mantan Wakil Bupati Pamekasan itu, selain memiliki nilai historis, nilai budaya, juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Sedangkan batik menurutnya menjadi identitas yang melakat dengan Pamekasan. Oleh Gubernur Jawa Timur, Pamekasan ditetapkan sebagai kabupatn batik. Dua kali Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan terhadap batik Pamekasan.</p>
<p>Pertama, pada 2009 lalu MURI memberikan penghargaan kepada pemkab Pamekasan karena sukses membuat batit terpanjang di dunia yakni 1.530 meter. Kedua, pada 2019 MURI kembali memberikan penghargaan kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam karena dalam 100 hari kepemimpinanya bersama Wakil Bupati Rajae sukses melakukan branding batik terhadap seluruh mobil dinas di Kota Gerbang Salam.</p>
<p>“Naskah ini harus kami selesaikan selama dua hari. Karena dari DRN meminta agar pada 17 Agustus naskahnya sudah disetor,” tegas mantan Kepala Bappeda Pamekasan itu. (redaksi)</p>
<p>Artikel <a href="https://lebur.id/2020/08/15/empat-komoditas-pamekasan-akan-dibukukan-drn/">Empat Komoditas Pamekasan akan Dibukukan DRN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://lebur.id">Lebur.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lebur.id/2020/08/15/empat-komoditas-pamekasan-akan-dibukukan-drn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
