Lebur.id

Lolos 8 Besar Liga 4, Skuad Persepam Disambut Meriah Bupati dan Ribuan Masyarakat Pamekasan

Lolos 8 Besar Liga 4, Skuad Persepam Disambut Meriah Bupati dan Ribuan Masyarakat Pamekasan

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman (kaos putih merah) saat bersalaman dengan pemain Persepam, hari ini.

PAMEKASAN, Lebur.id – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kholilurrahman, menyambut meriah kedatangam skuad Persepam di Bumi Gerbang Salam, Sabtu (24/1/2026).

Penyambutan ini dilakukan usai klub kebanggaan masyarakat Pamekasan itu berhasil lolos babak 8 besar liga 4 Jawa Timur.

Pada laga terakhir grup JJ, Laskar Ronggosukowati menahan imbang Unesa FC dengan skor 1-1 di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, Jumat (23/1/2026).

Skuad Persepam tidak hanya disambut meriah oleh Bupati dan jajaran pejabat Pemkab lainnya. Namun juga ribuan suporter, pelajar, dan masyarakat secara umum saat turut mengiringi rombongan Laskar Ronggosukowati dari pintu masuk Kabupaten Pamekasan ke Mandhapa Agung Ronggosukowati.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menyampaikan, pihaknya merasa bangga dan terharu atas capaian tersebut. Perjuangan berat yang dilakukan talenta muda Persepam membuahkan hasil yang membanggakan.

“Pada periode pertama saya berada di pendopo (2008-2013,red), kami berhasil mengawal Persepam hingga tembus ke ISL (Indonesia Super League). Saat itu namanya berubah menjadi Persepam Madura United,” ujarnya.

“Sekarang kita lebih semangat lagi, bagaimana persiapan bisa tembus ke strata teratas, yaitu Liga 1,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta maaf kepada manajemen, suporter, dan masyarakat Pamekasan sebab tidak bisa hadir langsung mendampingi Persepam pada beberapa laga akibat padatnya agenda.

“Saya mohon jangan diartikan turun semangat. Karena kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya saya tidak bisa hadir sama sekali,” ungkapnya.

“Alhamdulillah dari awal sampai saat ini Persepam tidak pernah mengganggu kami dalam masalah dana. Saya tidak tahu persis dapat dari mana sumber dananya, kok bisa seperti ini. Insya Allah, jika sudah dipadukan dengan pengusaha-pengusaha kita, akan lebih baik lagi,” lanjutnya.

Menurutnya, sepak bola memiliki makna filosofis yang penting bagi pembangunan karakter masyarakat. Sepak bola membangun sportivitas, semangat kebersamaan, dan kerja sama yang baik.

Ia pun menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pembinaan olahraga di Pamekasan, tidak hanya sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lain yang mulai berkembang.

“Tekad kita sudah bulat. Sekali layar terkembang, pantang kembali pulang sebelum kita menang,” pungkasnya. (lum)

Exit mobile version