PAMEKASAN, Lebur.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menggelar istigasah dan do’a bersama untuk para korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Istigasah dan do’a bersama ini berlangsung dengan khidmat di sela kegiatan Pendidikan Politik yang dihadiri ratusan kader Partai Demokrat se-Pamekasan di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Minggu (7/12/2025).
Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan, Ismail menyebut bahwa pihaknya sengaja melakukan istigasah dan do’a bersama untuk korban banjir Sumatera sebelum kegiatan Pendidikan Politik dimulai. Hal itu sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara sebangsa yang tengah berduka.
Pada kesempatan itu, seluruh peserta yang hadir tampak berdiri tegak dalam kebersamaan seraya menyatukan do’a agar para korban bencana alam senantiasa diberi kekuatan menghadapi musibah yang menimpa mereka.
“Do’a bersama ini kita tujukan untuk para saudara yang mengalami musibah dan menjadi korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, terutama banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ungkap Ismail ketika sambutan.
“Bagi mereka yang meninggal dunia, semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keteguhan hati,” sambungnya.
Ismail menegaskan bahwa kader Demokrat Pamekasan turut merasakan duka mendalam atas bencana yang terjadi. Selain itu, ia juga berharap dan berdo’a agar musibah serupa tidak terjadi kembali di masa yang akan datang.
“Kami sangat berduka sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh. Semoga bencana alam seperti ini tidak terjadi lagi, dan negeri kita selalu diberi keselamatan,” ujarnya.
Ia menungkasi, kegiatan Pendidikan Politik ini tidak hanya menjadi momentum pembelajaran politik. Lebih dari itu juga menjadi ruang refleksi kemanusiaan, mengingatkan pada pentingnya persatuan dan sikap saling peduli antar warga bangsa saat menghadapi situasi sulit. (lum)
