Lebur.id

Juara! 6 Pasang Sapi Asal Pamekasan Berhak Ikut Lomba Karapan Sapi Piala Presiden 2025

JUARA; Perwakilan pemilik sapi saat menerima piala juara golongan atas, hari ini.

PAMEKASAN, Lebur.id – Pemkab Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terus melakukan berbagai upaya dalam melestarikan budaya khas Madura. Terbaru, Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) setempat sukses menggelar lomba karapan sapi tingkat kabupaten tahun 2025 di lapangan Bhurunan, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Sabtu (20/9/2025).

Lomba tersebut diikuti oleh 24 pasang sapi kerap. Hasilnya, terdapat 6 pasang sapi yang keluar sebagai pemenang, 3 pasang sapi juara golongan atas, dan 3 pasang sapi pemenang golongan bawah.

Pada final golongan atas, pasangan sapi Dua Putri Kedaton milik Gibran Alawi berhasil mencatatkan diri sebagai juara pertama setelah mengalahkan dua lawannya dengan kecepatan yang luar biasa.

Kemudian, juara kedua golongan atas direbut oleh pasangan sapi Sernaser 99 milik Haji Rozi, sementara golongan ketiga ditempati oleh pasangan sapi Pisang Emas Naser milik Deni Ghafar.

Di sisi lain, untuk kategori golongan bawah, juara pertama diraih pasangan sapi Super Kawa-kawa Terbang milik Bogel Sakti, disusul pasangan Sigar Sakti milik Haji Sahid di posisi kedua, sedangkan posisi ketiga diraih pasangan sapi Anti Virus milik Haji Sugik.

Nantinya, 6 pasang sapi tersebut berhak mengantongi tiket untuk mengikuti lomba karapan sapi Piala Presiden tahun 2025 yang akan digelar di Kabupaten Bangkalan pada 19 Oktober mendatang.

Pegiat budaya Karapan Sapi Madura sekaligus Ketua panitia lomba karapan sapi tingkat Kabupaten Pamekasan, Muhammad Fahrur Rozi mengatakan, karapan sapi bukan hanya ajang adu cepat, tetapi juga warisan budaya yang harus terus dirawat dan dilestarikan.

“Selamat untuk para pemenang, semoga bisa mengharumkan nama Pamekasan di tingkat selanjutnya,” katanya di lokasi lomba.

Menurutnya, lomba karapan sapi bukan hanya menjadi tontonan masyarakat. Lebih dari itu, ajang pertunjukan budaya Madura tersebut menjadi juga sebagai ajang silaturahmi antar pemilik sapi, pelatih, dan masyarakat secara luas.

“Semoga melalui karapan sapi ini nantinya bisa menjadi juara di piala presiden untuk membawa harum Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

“Untuk enam jawara, baik golongan atas maupun golongan bawah akan mewakili karapan sapi piala presiden di lapangan Raden Muhammad Noer Kabupaten Bangkalan pada 19 oktober 2025 mendatang,” lanjut Haji Rozi, sapaannya.

Selain itu, ia berharap kepada pemerintah daerah agar lebih semangat lagi dalam melestarikan budaya karapan sapi di Pamekasan. Seperti peningkatan lapangan karapan sapi yang ada di Pamekasan yang masih belum bisa ditempati lomba karapan sapi Piala Presiden. Sebab belum sesuai standar nasional karena lapangannya belum bergedung.

“Mudah-mudahan lapangan ini bisa ditingkatkan oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan dan bisa seperti kabupaten bangkalan sehingga bisa di tempati piala presiden untuk tahun-tahun yang akan datang,” harapnya. (lum)

Exit mobile version