Lebur.id

Usai Dicek Pakai TruNarc, 17,4 Kg Narkoba di Pamekasan Dimusnahkan dengan Mesin Insenerator

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, saat memasukkan narkoba untuk dibakar di mesin insenerator, Rabu (4/6/2025).

PAMEKASAN, Lebur.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggelar pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu dan ganja di Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (4/6/2025).

Hadir dalam pemusnahan tersebut, Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, Forkopimda Pamekasan, Sekda Pamekasan, Masrukin, dan beberapa pejabat lainnya.

Adapun narkoba yang dimusnahkan pada kegiatan itu yakni narkoba jenis sabu seberat 6.869,95 gram atau 6,8 kilogram (kg), serta 10.608,41gram atau 10,6 kg narkoba jenis ganja.

Pantauan di lapangan, sebelum proses pemusnahan, petugas BNN memastikan bahwa barang bukti narkoba tersebut masih dalam kondisi terbungkus dan tersegel resmi BNN.

Kemudian, petugas BNN memberikan waktu kepada perwakilan dari peserta yang hadir untuk memilih sendiri sampel narkoba yang akan di cek keasliannya melalui alat pendeteksi portable bernama TruNarc.

Menurut situs resmi BNN, alat perndeteksi narkoba TruNarc merupakan perangkat raman genggam yang dapat mengidentifikasi lebih dari 530 zat terlarang termasuk narkotika, obat-obatan sintetis, dan bahan kimia prekursor dalam satu pengujian, tanpa kontak langsung untuk meminimalisir kontaminasi, mengurangi eksposur, serta menjaga barang bukti.

Pada proses pengecekan narkoba oleh Plt. Gubernur Jatim, Bupati Pamekasan, dan sejumlah peserta lainnya, alat itu menunjukkan bahwa narkoba tersebut asli, dengan muncul tulisan metamfetamina.

Setelah itu, seluruh barang haram tersebut dimusnahkan menggunakan alat insinerator. BNN mengklaim bahwa proses pembakaran dengan alat yang disediakan itu terbakar secara sempurna, dengan jumlah udara yang diatur kurang dari seharusnya, serta panas pembakaran berkisar 600 sampai 1.200 derajat celcius.

Sehingga material organik seperti metana dan karbon dioksida dapat tergradasi dengan baik. Dan asap yang keluar dari ceorobong insenerator sudah tidak mengandung narkotika atau netral.

Kepala BNNP Jawa Timur, Awang Joko Rumitro menyampaikan, pemusnahan yang dilakukan di depan publik itu sebagai bentuk komitmen instansinya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika. Sebab, perang terhadap penyalahgunan narkoba ini menjadi harga mati.

“Pemusnahan ini instruksi langsung dari kepala BNN RI, ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk memastikan keterbukaan informasi publik bahwa perang terhadap narkoba benar benar dilakukan secara nyata dan merata,” katanya.

“Ada quote dari bapak Kepala BNN RI yang mungkin bisa jadi renungan kepada kita semua, yaitu kejahatan narkoba kita sebut sebagai ancaman kemanusiaan dan ancaman peradaban,” tutupnya. (lum)

Exit mobile version