SUMENEP, Lebur.id – Ketua ikatan keluarga alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Hairullah, mengecam tindakan tim panitia seleksi (pansel) Bank Jatim yang dua kali mangkir dari panggilan Komisi C DPRD Jawa Timur.
Menurut Hairullah, kehadiran pansel dalam panggilan rapat itu sangat penting dalam menentukan kemajuan Bank Jatim ke depan. Sebab, lahirnya jajaran direksi dan komisaris Bank Jatim yang baru harus melewati proses seleksi oleh tim pansel yang dinahkodai oleh mantan Menteri Pendidikan RI 2009-2014, Profesor Mohammad Nuh.
“Jangan sampai menimbulkan kesan bahwa pansel ini tidak transparan, apalagi sudah dua kali dipanggil dan tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Tim pansel harus terbuka demi perbaikan Bank Jatim ke depan,” ujar Mas Ilung, sapaannya, Senin (19/5/2025).
Ia juga menyinggung kasus kredit fiktif yang terjadi di Bank Jatim cabang Jakarta yang menyebabkan kerugian negara senilai Rp 569,4 miliar. Dimana kasus tersebut terjadi pada masa kepemimpinan direksi dan komisaris Bank Jatim saat ini.
Sehingga, ia berharap ke depan tim pansel bersikap kooperatif saat dipanggil untuk rapat bersama Komisi C DPRD Jatim. Hal itu agar kasus serupa yang merugikan negara dan mencoreng marwah bank pelat merah milik pemerintah provinsi (pemprov) Jatim itu tidak terjadi pada masa kepemimpinan direksi dan komisaris selanjutnya.
“DPRD Jatim ini kan kepanjangan tangan dari rakyat Jawa Timur. Rakyat ingin tahu, siapa saja yang jadi pansel, siapa saja yang sudah daftar menjadi calon Komisaris dan Direksi, ini kan penting publik untuk tahu” tegasnya.
Kemudian, ia juga meminta agar tim pansel lebih terbuka ke publik supaya ada kontrol. Serta jangan sampai jajaran direksi dan komisaris saat ini yang bermasalah, lolos seleksi dan diberi kesempatan menjabat kembali.
“Jika pansel tetap tertutup seperti ini, maka beberapa kabupaten yang sudah memiliki bank daerah sendiri saya sarankan untuk pindah saja dananya dan transaksi melalui bank daerah masing-masing,” pungkasnya. (lum)
