PAMEKASAN, Lebur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berencana akan membuka kembali kawasan eks stasiun perusahaan jawatan kereta api (PJKA), Jalan Trunojoyo, untuk para pedagang kaki lima (PKL) kembali berjualan.
Sebelumnya, Pemkab melakukan penutupan eks satsiun PJKA terhitung sejak 27 Maret 2025 lalu. Sebab terindikasi adanya aktivitas negatif di kawasan tersebut yang membuat resah masyarakat.
Setelah sebulan lebih ditutup, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman menyampaikan, pihaknya berencana akan membuka kembali eks stasiun PJKA untuk para PKL pada akhir pekan ini, tepatnya Minggu, 11 Mei 2025 mendatang.
Namun sebelum itu, para PKL yang telah didata untuk berjualan di eks stasiun, terlebih dulu harus sudah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan pemerintah daerah tentang aturan-aturan yang harus dipatuhi selama berjualan. Paling lambat hari Jum’at, 9 Mei 2025.
“Jadi hari Minggu pagi itu rencananya sudah bisa dibuka, maka dengan demikian mereka (PKL, red) sudah bisa kembali (berjualan, red) lagi,” ujarnya kepada awak media usai rapat persiapan pembukaan eks stasiun PJKA di kantor bupati, Jalan Kabupaten No. 107 Pamekasan, Selasa (6/5/2025).
Kemudian, ia mengimbau kepada para PKL ketika sudah berjualan kembali di area tersebut agar patuh pada semua aturan yang ada. Termasuk poin-poin kesepakatan yang tertuang dalam MoU antara PKL dengan pemerintah daerah.
“Jangan ada yang ngeyel, jangan ada penentangan, ikuti aturan yang telah kita sepakati bersama,” tegasnya.
Selain itu, Kiai Kholil juga berencana akan mengubah peraturan bupati (Perbup) yang mengatur tentang jam buka dan jam tutup eks stasiun. Rencananya, para PKL sudah bisa membuka lapak dari jam 05.30 hingga 23.00 WIB setiap hari, kecuali hari Minggu, dari jam 05.30 hingga 00.00 WIB.
Dimana pada Perbup yang ada, jam buka dari 16.00 WIB itu jam 05.30 sampai jam 23.00 WIB. Setiap hari kefuali malam minggu sampai jam 24.00, khusus malam minggu.
“Memang di Perbup itu harus dirombak, nanti akan ada perubahan Perbup terkait dengan jam. Di Perbup yang ada kalau tidak salah itu jam 14.00 WIB baru dibuka, kita akan mengambil kebijakan jam 05.30 sudah bisa dibuka,” pungkasnya.
Hadir pada rapat persiapan pembukaan eks stasiun PJKA, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, Sekda, Masrukin, Kepala Diskop UKM dan Naker, Muttaqin, Kepala Dishub, Ajib Abdullah, Kepala Satpol PP dan Damkar, Mohammad Yusuf Wibiseno, Kepala DPMPTSP, Taufikurrachman, jajaran asisten bupati, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. (lum)
